Pasca Penemuan Satu Ton Shabu, AL Banten Perketat Penjagaan

0
137
Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten (tempo.co)

Serang – (suaracargo.com)

Danlanal Banten Kolonel Laut (P) Rudi Haryanto mengantisipasi kapal-kapal asing yang masuk dengan memperketat penjagaan di pelabuhan-pelabuhan tikus di wilayah Banten. Hal tersebut dilakukan pascaterungkapnya penyelundupan sabu satu ton di Hotel Mandalika, Anyer, Serang.

“Laut Banten cukup luas, sedangkan jumlah anggota kita masih cukup terbatas, fasilitas dan alusista juga kurang memadai. Sebenarnya ini bukan hanya terjadi di Banten saja tapi juga terjadi di seluruh Indonesia,” kata Rudi kepada wartawan, Senin (17/7/2017).

Untuk mengantisipasinya, Rudi mengungkapkan pihaknya akan memaksimalkan pengamanan perairan Banten dan juga melakukan pendekatan dengan masyarakat terutama masyarakat di pesisir pantai.

“Yang sulit diawasi yaitu pelabuhan-pelabuhan tikus. Ini pentingnya informasi dari masyarakat, karena mereka yang lebih mengetahui kondisi daerahnya masing-masing. Untuk itu kita harapkan mereka untuk ikut andil melakukan pengawan. Jika ada kegiatan yang mencurigakan segera laporkan,” ungkapnya, seperti dilansir sindonews.com.

Berdasarkan pemantuan, setiap harinya kapal asing yang masuk ke wilayah perairan di Banten sekitar puluhan kapal yang terdeteksi. Sebanyak 10 kapal berbagai jenis yang dimiliki Lanal Banten untun melakukan patroli. “Sebenarnya semua kapal bisa terdeteksi, tapi yang kemarin sinyal kapal dimatikan,” tandasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY