Pekan Depan, Presiden dan Menhub Dijadwalkan Resmikan Pelabuhan Tahuna

0
433
Pelabuhan Tahuna (manadoexpress.co)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pekan depan, Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perhubungan Ignasius Jonan direncanakan akan meresmikan Pelabuhan Tahuna yang terletak di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hemi Pamuraharjo mengatakan, peresmian pelabuhan laut di kawasan terluar Indonesia tersebut adalah untuk mendukung pembangunan ‘Indonesia Sentris’ yang membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

“Kementerian Perhubungan pada 2015 telah menyelesaikan pembangunan Pelabuhan Tahuna yang terletak di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (27/4).

Hemi menambahkan, pelabuhan yang dibangun dengan dana APBN Kemenhub sebesar Rp 138,7 miliar, saat ini telah dilengkapi dengan fasilitas dermaga pelayaran rakyat berukuran 90×6 m2, dermaga multipurpose berukuran 200×8 m2, dermaga baru berukuran 100×20 m2, trestle 1,2,3 yang berukuran 28,3×6 m2 ditambah perlebaran, trestle 4 yang berukuran 28,5×6 m2 ditambah perlebaran.

Dermaga Pelabuhan Tahuna sendiri memiliki kapasitas sandar kapal berukuran 5.000 Dead Weight Tonnage. Pada sisi darat, lanjutnya, pelabuhan juga dilengkapi sejumlah fasilitas seperti lapangan penumpukan berukuran 5.200 m², gudang, terminal penumpang, gedung perkantoran, dan sejumlah fasilitas lainnya.

“Selain mendukung sarana dan prasarana transportasi laut bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Pelabuhan Tahuna saat ini aktif mendukung kegiatan lalu lintas komoditas tumbuhan ekspor (kopra) tujuan Philipina yang rutin setiap bulannya melalui laut,” ungkapnya, seperti dilansir republika.co.id.

Sebagai pelabuhan pengumpul, tambah Hemi, Pelabuhan Tahuna juga disinggahi oleh kapal pelayaran perintis dengan rute jalur R-33 yang mencakup Pelabuhan Tahuna–Mangaran–Lirung–Melonguane–Essang–Kakorotan–Karatung–Miangas–Marore–Kawio–Kawaluso–Tahuna–Kahakitang–Siau–Bitung–Siau–Makalehi–Kahakitang–Tahuna–Kawaluso–Kawio–Marore–Miangas–Karatung–Geme–Melanguane–Lirung–Mangaran–Tahuna.

“Pelabuhan Tahuna setiap harinya melayani pelayaran ke sejumlah daerah seperti Tahuna–Manado, Tahuna–Siau , Bitung–Tahuna–Talaud (Kapal Pelni), Makassar–Tahuna (Kapal Kargo), Surabaya–Tahuna (Kapal Kargo), Tahuna–Philipina (Kapal Kargo),” ujarnya.

Nantinya, kata Hemi, Pelabuhan Tahuna juga akan mendukung Program Tol Laut dimana Pelabuhan Tahuna masuk dalam trayek T5 tol laut. Dengan pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Tahuna diharapkan dapat meningkatkan konektivitas masyarakat khususnya masyarakat di pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara lain seperti masyarakat di Pulau Sangihe.

Selain Pelabuhan Tahuna, kata dia, juga akan diresmikan 11 pelabuhan laut lainnya, antara lain Pelabuhan Laut Petta, Pelabuhan Laut Matutuang, Pelabuhan Laut Kawaluso, Pelabuhan Laut Lipang, Pelabuhan Laut Bukide, Pelabuhan Laut Kahakitang, Pelabuhan Laut Kalama, Pelabuhan Laut Buhias, Pelabuhan Laut Sawang, Pelabuhan Laut Amurang, dan Pelabuhan Laut Kawio.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY