Pekerja Bongkar Muat di Pelabuhan Bade Minta Penyesuaian Upah

0
45
ilustrasi fasilitas logistik di pelabuhan (poskotanews.com)

Mappi – (suaracargo.com)

Para pekerja bongkar muat di pelabuhan Bade, Kabupaten Mappi yang tergabung dalam Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) minta pemerintah setempat intervensi menaikan tarif sebagai biaya jasa bongkar yang mereka lakukan. Minimnya biaya tarif bongkar muat selama ini menjadikan membuat mereka merasa dianaktirikan dan tak diperhatikan dengan baik.

“Terutama berkaitan dengan perhitungan bongkar muat barang dari kapal yang dilakukan,” kata Koordinator mandor Pelabuhan Bade, Laurensius Kamkopaimu kepada Jubi Rabu (25/10/2017).

Laurensius, mengaku selama ini sudah mengusulkan kepada pemerintah agar tarif bongkar muat barang dari kapal dinaikan. “Sayangnya hingga sekarang tak direspon baik pemerintah,” kata Laurensius, menambahkan.

Menurut dia, dari tahun ke tahun tarif bongkar barang secara manual dari atas kapal hanya dihargai Rp 55 ribu per ton. Padahal, aktivitas bongkar dari kapal sangat sulit, sehingga pendpatanya sangat minim.

Ia telah mengusulkan kenaikan tarif ke pemerintah dari Rp 55 ribu per ton menjadi Rp 150 ribu per ton. Usulan itu untuk memenuhui buruh membongkar muat mendapatkan upah layak sesuai kebutuhan angka kebutuhan hidup sekarang.

“Agar setimpal dengan kerja kerasnya selama membongkar barang dari palka kapal,” katanya.

Tuntutan serupa juga disampaikan anggota TKBM, Yulianus Aun. Dia menyatakan bahwa dirinya sudah mengajukan tuntutanya ke kantor kesyahbandaran di pelabuhan Bade.

“Terus terang, dengan Rp 55 ribu per ton yang dibayar tak sesuai dengan kebutuhan dan kerja keras kami ,” katanya.

Rata-rata yang dibongkar dengan tenaga adalah barang-barang berat seperti semen maupun beras dari kapal ke atas pelabuhan.

Ia berharap agar pemerintah ikut memberi perhatian dengan menetapkan standard dasar tarif bongkar barang. “Sehingga menjadi acuan bagi buruh pelabuhan,” katanya.

 

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY