Pelabuhan Cilamaya Akan Pacu Pertumbuhan Ekonomi di Koridor Timur Jakarta

1
475
peta Cilamaya (kompas.com)
peta Cilamaya (kompas.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Berkembangnya koridor timur Jakarta sebagai kawasan potensial bisnis properti tak lepas dari isu pembangunan infrastruktur di berbagai wilayahnya. Salah satu isu tersebut adalah Pelabuhan Cilamaya yang menjadi pemantik pertumbuhan di kawasan itu.

Realisasi pembangunan Pelabuhan Cilamaya dinilai akan membuat koridor timur Jakarta semakin menjadi primadona. Hal ini tersebut dikemukakan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, Kamis (6/11/2014), sebagaimana dilansir kompas.com

“Peran Pelabuhan Cilamaya nanti pasti sangat besar bagi kawasan koridor timur Jakarta,” kata Ali, pada Media Brief di Jakarta, Kamis (6/11/2014). Menurut dia, Pelabuhan Cilamaya nantinya akan mampu menggeser Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan internasional.

“Pastinya pelabuhan ini akan mengalahkan Tanjung Priok. Nantinya, Tanjung Priok hanya menjadi pendukung saja dan kegiatan utamanya akan berlangsung di Cilamaya,” papar Ali.

Tak hanya pelabuhan. Pemerintah juga rencananya akan membangun sebuah bandara internasional untuk mempermudah akses ke koridor timur Jakarta. Bandara tersebut ditargetkan mampu menampung 100 juta orang.

“Bandara dan pelabuhan ini sudah pasti dibangun, terlebih bandara sudah bekerjasama dengan Jepang. Apalagi, kapasitas Cengkareng (Soekarno-Hatta) sudah tidak memadai,” kata Ali

Namun, lanjut Ali, bandara dan pelabuhan tersebut baru akan bisa berfungsi dengan bai apabila pemerintah bisa mendapatkan lokasi sesuai dan memenuhi aturan tata kota pemda. Rencananya, pelabuhan dan bandara ini sama-sama akan dibangun di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here