Pelabuhan Cirebon Akan Diperluas Agar Bisa Terima Kapal Besar

0
325
Pelabuhan Cirebon (fajarnews.com)

Cirebon – (suaracargo.com)

Pelabuhan Cirebon akan diperluas agar kapal berukuran besar bisa sandar dan melakukan bongkar muat tanpa hambatan, sehingga pengguna jasa bisa meningkatkan kapasitasnya.

Hal itu dikemukakan Direktur Operasional dan Sistem Informasi PT Pelabuhan Indonesia II? atau Indonesia Port Corporation (IPC) II, Prasetyadi, terkait rencana pengembangan kawasan Pelabuhan Cirebon.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan pengerukan kolam pelabuhan agar akses kapal besar dapat masuk. Diproyeksikan pada Oktober 2017 akan selesai,” kata Prasetyadi, Senin (29/5) malam lalu.

Dengan perluasan itu, lanjut dia, kapal pengangkut peti kemas berkapasitas 30.000 DWT (deadweight ton/berbobot mati), dapat sandar. Untuk menunjang peti kemas, lanjutnya, ada peralatan crane yang mampu mengangkut 10-12 peti kemas/jam.

“JIka beroperasi 20 jam yang dipastikan sebanyak 200 peti kemas dalam satu hari bisa selesai. Pelabuhan Cirebon akan menjadi feeder barang yang ekspor dari wilayah III,” katanya, seperti dilansir fajarnews.com.

Menurutnya, dengan adanya perluasan pelabuhan, semua kapal akan dapat dilayani di Pelabuhan Cirebon.

“Para pengusaha dapat memanfaatkan Pelabuhan Cirebon, sehingga untuk mengeskpor barang tidak harus melalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Jika pelabuhan ini sudah diperluas dan dijadikan pelabuhan ekspor, maka pendapatan PAD daerah akan meningkat,” ujarnya.

Prasetyadi mengungkapkan, setelah Pelabuhan Tanjung Priuk bisa menampung dan menyadarkan kapal yang akan mengekspor barang ke Amerika dan Eropa, maka peran sentral akan beralih ke Pelabuhan Cirebon.

Nantinya, kata dia, Pelabuhan Cirebon akan menjadi feeder (cabang/pengumpan) barang-barang ekspor yang biasanya melalui tol. Perusahaan, lanjut dia, nantinya akan mulai meninggalkan tol sebagai sarana lalu lintas barang dan lebih memilih melalui laut.

“Kalau ini jadi feeder, cleaner-nya cukai Cirebon dicatat sebagai ekspor Cirebon. Dampaknya pendapatan atau PAD lokal (Cirebon) meningkat,” jelasnya.

Penulis: Hasan Hidayat
Editor: M. Nahar

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY