Pelabuhan dan Bandara di Batam akan Dibangun Sebagai Bagian dari KEK

0
408
Pelabuhan Batuampar, Batam (beritatrans.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pemerintah bersama BP Batam saat ini tengah mengembangkan kawasan Batam untuk dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Untuk mencapai tujuan tersebut, berbagai proyek infrastruktur akan dikembangkan di sana. Proyek tersebut antara lain bandara dan pelabuhan.

Ketua BP Batam, Hatanto Reksodipoetro mengatakan, khususnya untuk bandara, pengembangan yang akan dilakukan adalah perpanjangan Apron atau landasan parkir pesawat. Sedangkan untuk kapasitas Bandara tidak akan dikembangkan karena sudah mencapai titik maksimal, yaitu 5,5 juta penumpang per tahun.

“Sekarang bandara sedang perluas apron, kan kalau sekarang pesawat bisa antre sampai 1 jam hanya untuk dapatkan garbarata, bisa dibayangkan, sekarang mau nambah apron. Walaupun enggak ada garbarata. Kira-kira bisa nambah 7-8 pesawat lagi,” ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (19/9/2016).

“Kita enggak mau juga bandara hanya bisnis di mana pesawat turun naik, itu kecil uangnya. Kita ingin bandara itu menjadi sentral dari pada aktivitas disekelilingnya, aero city, mesti ada industri maintenance repair overall dari pesawat. Kalau bisa ada rumah sakit yang canggih,” imbuhnya.

Begitu juga dengan pelabuhan, nantinya juga akan dikembangkan berbagai infrastuktur pelabuhan. Diharapkan, dengan pembangunan infrastruktur pada pelabuhan ini, Batam dapat memanfaatkan besarnya potensi sektor kelautan yang dimiliki. Salah satu pengembangan yang dilakukan adalah pada sektor IT.

banner-csm-atas

“Pelabuhan juga demikian, salah satu kelebihan dari Batam karena dia ada di lokasi yang sangat strategis yaitu di selat malaka, tempatnya wara-wiri kapal besar. Selama ini belum dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya. Pembangunan ini nantinya juga akan dikerjakan bersama pihak swasta. BP Batam pun masih melalukan pembahasan untuk pengembangan kawasan ini bersama beberapa calon investor, baik dalam maupun luar negeri.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here