Pelabuhan Internasional di Aceh Bukan untuk Gantikan Singapura, Kata JK

0
322
Wakil Presiden Jusuf Kalla - MI/MOHAMAD IRFAN
Wakil Presiden Jusuf Kalla – MI/MOHAMAD IRFAN

Jakarta – (suaracargo.com)

Keinginan membangun kembali poros maritim Indonesia dengan membangun pelabuhan internasional di sejumlah daerah sudah mulai dibicarakan. Salah satunya, pembangunan pelabuhan internasional di Aceh yang disebut-sebut bakal menggantikan Singapura.

Namun, keinginan menggantikan pelabuhan Singapura diakui Wakil Presiden Jusuf Kalla akan sulit terwujud. Terlebih lagi, kata JK, Indonesia belum mampu menggantikannya negara kota tersebut.

“Wah bukan mengantikan, tapi meng-complementary, bukan menggantikan Singapura, susah,” kata JK usai bertemu Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Kantor Wakil Presiden, Kompleks Istana, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Jumat (21/11/2014).

Apalagi kata dia, guna membangun pelabuhan internasional bukan pekerjaan mudah. Sebab, pembangunan pelabuhan internasional tidak semata-mata membangun pelabuhan saja.

Di belakang itu, lanjut JK, harus ada sistem keuangan, industri-industri yang terkelola dengan rapi, dan juga sistem logistik yang cukup baik. Sehingga, JK pesimis pelabuhan yang akan dibangun akan menggantikan pelabuhan Singapura.

“Bukan menggantikan Singapur, Singapur Singapur, Aceh ya Aceh,” tegas pria asal Makasar itu, sebagaimana dilansir metrotvnews.com.

Nantinya, pelabuhan yang dibangun kata dia akan digunakan untuk keperluan perhubungan dan perikanan di wilayah Aceh dan Sabang.

 

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here