Pelabuhan Kuala Tanjung Akan Segera Dibangun

0
365
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo.  (kompas.com)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo.
(kompas.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pemerintah memastikan Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara, yang menjadi inti konsep tol laut, siap dibangun melalui skema kerja sama rancang-bangun antara PT Pelindo I dan Port Of Rotterdam, Belanda.

Melalui keterangan tertulis pada hari Selasa (20/1), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo telah menerima laporan bahwa pembangunan pelabuhan itu akan segera dimulai. Menko Indroyono menerima laporan tersebut dalam pertemuan dengan Direktur Utama PT Pelindo I Bambang Cahyana dan Direktur Port of Rotterdam Roger Clasquin serta para pejabat Kedutaan Besar Belanda di Jakarta,

Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, menurut Indroyono, merupakan realisasi konsep tol laut. Pembangunan ini sesuai dengan visi Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla, yaitu untuk meningkatkan konektivitas antarpulau dan memperkuat sistem logistik nasional.

“Saat ini tol laut yang berintikan pembangunan lima pelabuhan laut dalam (deep sea port) di Kuala Tanjung (Medan), Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya), Makassar dan Sorong (Papua Barat) secara hampir serempak mulai dibangun,” katanya.

Pelabuhan yang nantinya dibangun dengan dana sebesar US$400 juta itu akan mendukung operasionalisasi Pelabuhan Belawan-Medan dan mengintegrasikannya dengan Kawasan Industri di Sei Mangkei, Sumatera Utara. Nantinya, kawasan Industri Sei Mangkei akan berkonsentrasi pada produk produk olahan kepala sawit sehingga mampu memberikan suplai muatan kargo untuk Pelabuhan Kuala Tanjung.

“Guna memperkuat sarana pelabuhan dan kawasan industri ini, maka jalan tol Belawan – Medan segera diperpanjang menjadi jalan tol Medan – Belawan – Kuala Tanjung – Sei Mangkei,” ujar Menko Kemaritiman Indroyono, seperti dilansir oleh tribunnews.com

Selain itu, sumber daya listrik juga segera ditingkatkan dengan pembangunan tambahan pembangkit listrik di Asahan. Dengan demikian, Pelabuhan Kuala Tanjung diharapkan siap beroperasi pada awal 2018 nanti. “Khusus terkait dengan wilayah Sorong, Papua, akan segera ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus dengan sarana pelabuhan, galangan kapal dan pembangkit listrik, yang terintegrasi dengan kawasan industri serta pusat wisata bahari di Raja Ampat,” tutupnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here