Pelabuhan Malundung Diusulkan Jadi Pelabuhan Ekspor Internasional

0
421
Penjabat Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie (Tribun Kaltim / M. Arfan)
Penjabat Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie (Tribun Kaltim / M. Arfan)

Tanjung Selor – (suaracargo.com)

Pelabuhan Malundung, yang akan dijadikan sebagai pelabuhan ekspor, saat ini bukanlah sekedar wacana. Dalam lawatannya ke beberapa Kementerian di Jakarta, Pejabat Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengusulkan secara langsung peningkatan status Pelabuhan Malundung tersebut kepada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, pada Kamis (5/2/2015).

Alasan Irianto adalah, pembenahan sarana dan prasarana pelabuhan telah dilakukan. Saat ini, kata Irianto, keberadaan pembangunan Pelabuhan itu dinilai telah layak dinaikkan statusnya sesuai dengan standar yang ditentukan.

Terlebih lagi, lanjut Irianto, Pelabuhan Malundung saat ini justru lebih banyak melayani bongkar muat kapal-kapal dari luar negeri. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung proses pengiriman komoditas ekspor seperti plywood, udang beku menuju ke negara-negara tujuan. “Keberadaanya layak dinaikkan menjadi Pelabuhan Ekspor karena memang selama ini, Pelabuhan Malundung tidak hanya melayani kapal-kapal nasional melainkan kapal-kapal berbendera asing juga telah masuk,” sebutnya, sebagaimana dilansir kaltim.tribunnews.com.

Dalam pertemuannya bersama Menhub, Irianto meminta dukungan untuk percepatan pengembangan Bandara Tanjung Harapan di Tanjung Selor, Bandara Nunukan, Tarakan, Long Bawan, Long Ampung serta perencanaan pembangunan bandara di Sebatik.

Selain itu meminta agar dilakukan pengembangan Pelabuhan Tunon Taka di Nunukan dan percepatan proses untuk penetapan lokasi pelabuhan di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional di kawasan Tanah Kuning, Bulungan.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here