Pelabuhan New Tanjung Tembaga Probolinggo Jadi Pelabuhan Unggulan Jatim

0
1318
Pelabuhan Tanjung Tembaga (eastjava.com)

Surabaya – (suaracargo.com)

Pelabuhan New Tanjung Tembaga yang terletak di Kabupaten Probolinggo menjadi unggulan Jatim. Pelabuhan ini menjadi satu-satunya pelabuhan milik dan dikelola Pemprov Jatim untuk menunjang perekonomian dan perdagangan Jatim.

Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, keunggulan New Tanjung Tembaga Probolinggo lebih efisien sebesar 40 persen dibanding pelabuhan lainnya. “Letaknya strategis dan dari sisi bisnis sangat porspektif karena melayani sekitar 120 juta penduduk wilayah Indonesia Timur,” kata dia, saat menerima Panitia Lokal Kongres Maritim Indonesia I di Ruang Kerja Gubernur Jatim Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (29/11)..

Sejumlah perusahaan yang memanfaatkan New Tanjung Tembaga antara lain ,batu bara milik Cheil Chedang Indonesia, Tjiwi Kimia dan industri-industri yang ada di Ngoro. Keberadaan pelabuhan baru ini juga sudah bisa melayani berbagai kepentingan ekonomi, seperti pengiriman batu bara, aspal curah, tepung dari NTB dan Semen serta pengiriman sebanyak 1.500 ton beras Bulog ke berbagai wilayah di Indonesia.

Menurutnya, pelabuhan ini bermanfaat untuk efisiensi dan supaya industri di sekitarnya tidak tergantung kepada pelabuhan Tanjung Perak. Selain ongkos angkut akan lebih murah, aktivitas ekonomi juga tidak tergantung dan terpusat di Surabaya dan akan menyebar kemampuan daerahnya.

“Pelabuhan ini sangat membantu mengurangi kepadatan Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya sehingga mampu membantu keperluan bongkar muat untuk wilayah Pasuruan-Probolinggo-Situbondo-Bondowoso dan sekitarnya,” kata dia, seperti dilansir republika.co.id.

Sementara itu, Ketua Panitia Lokal Kongres Maritim Indonesia I dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Sarjana Oceanologi ke-13 Daniel Rosyid mengatakan, pihaknya akan melaksanakan Kongres Maritim Indonesia yang pertama kalinya pada 1-2 Desember 2016 di Surabaya.

Rencananya, Kongres Maritim Indonesia juga disertai dengan Pertemuan Ilmiah Tahunan ikatana Sarjana Oceanologi ke-13. Sekitar 500 orang akan menghadirikan event tersebut yang terdiri dari 350 peserta pertemuan ilmiah dan 150 peserta kongres dari Kementerian dan Lembaga Pusat, Bappeprov seluruh provinsi di Indonesia, Perguruan Tinggi dan lembaga Litbang, serta Asosiasi usaha bidang kemaritiman.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY