Pelabuhan Sunda Kelapa Akan Dijadikan Seperti Clarke Quay di Singapura

0
411
Pelabuhan Sunda Kelapa (foto: Okezone)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pelabuhan Sunda Kelapa yang bersejarah dan masih menjadi pelabuhan kapal-kapal barang akan diubah menjadi pelabuhan dengan konsep “Heritage Port”. Konsep ini disampaikan oleh Elvyn G Masassya, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II.

Saat berkunjung ke kantor redaksi Okezone, ia mengatakan bahwa Pelabuhan Sunda Kelapa akan diubah menjadi tempat bernilai sejarah dan destinasi wisata, layaknya di Clarke Quay, Singapura.

“Kita berencana mentransform pelabuhan Sunda Kelapa menjadi ‘Heritage Port’ yang sarat dengan sejarah dan daya tarik wisata. Pelabuhan ini sekarang jadi lokasi angkut barang skala kecil, padahal tempat ini punya nilai historis sejak zaman Jan Pieterzoon Coen 1828 lalu,” tuturnya.

Dilanjutkannya, pelabuhan pertama Indonesia ini dalam kurun waktu tiga tahun ke depan akan dikembangkan dengan fasilitas kebudayaan juga pariwisata, seperti cafe atau resort. Pelabuhan ini juga ia harapkan dapat menjadi tempat yang layak untuk kapal pesiar berlabuh.

“Sekarang memang sudah banyak orang yang menyadari Sunda Kelapa sebagai tempat wisata, anak-anak sekolah juga sering datang ke sana untuk belajar sejarah. Tapi, saya enggak mau itu hanya jadi sampingan. Ini harus dioptimalkan. Area tersebut jangan hanya jadi tempat tambal ban, sementara valuenya sangat tinggi,” tutur mantan Dirut BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

“Sekarang sudah didesain. Kita ingin Pelabuhan Sunda Kelapa bukan lagi port barang, tapi turis, karena kita sudah punya satu di Tanjung Priok. Dalam tiga tahun mudah-mudahan ini jadi,” pungkasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here