Pelabuhan Teluk Lamong, Satu-satunya Pelabuhan Bertaraf Internasional di Indonesia

0
566
truk khusus Pelabuhan Teluk Lamong (maritimedia.com)
truk khusus Pelabuhan Teluk Lamong (maritimedia.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Meski menangani 60 persen aktivitas perdagangan internasional di Indonesia, Pelabuhan Tanjung Priok ternyata belum termasuk sebagai pelabuhan yang bertaraf internasional. Pelabuhan bertaraf internasional satu-satunya yang ada di Indonesia adalah Pelabuhan Teluk Lamong, sebuah terminal multipurpose yang dikembangkan oleh PT Pelindo III (Persero).

Deputi II bidang Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Kemaritiman, Agung Kuswandono mengatakan, Pelabuhan Teluk Lamong yang terletak di Surabaya bisa menjadi benchmark (acuan) bagi pengembangan pelabuhan lain di Indonesia.

“Kita sudah punya pelabuhan bertaraf internasional, tidak jauh-jauh sebelah timurnya Tanjung Priok, dibangun Pelindo III, namanya Pelabuhan Teluk Lamong. Di sana pelabuhannya sudah mengikuti international standard, ISPS Code (International Ship and Port Facility Security Code),” terang Agung di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (3/7/2015).

Agung menerangkan, pelabuhan bertaraf internasional tersebut memiliki keamanan atau sekuritas yang andal. Tidak ada orang yang tidak berkepentingan masuk di wilayah lapangan kontainer, begitu juga di tempat pemeriksaan fisik barang.

Lapangan kontainer atau Container Yard (CY) menggunakan crane yang dikendalikan dari jarak jauh untuk memindahkan kontainer-kontainer yang ada. Selain itu, di sebelahnya juga sudah ada hanggar untuk pemeriksaan fisik bea-cukai dan badan karantina.

Selain itu, jalan keluar masuk kendaraan juga sudah dibuat dua lajur sehingga memudahkan mobilitas. Tak cukup hanya di infrastruktur pelabuhannya saja, Teluk Lamong juga menyediakan truk-truk yang ramah lingkungan untuk pengangkutan.

“Truk ini mesinnya di bawah. Jadi kalau ada truk mogok, yang dicopot mesinnya saja diganti baru, jalan lagi. Jadi tidak ada pengaruh truk mogok menjadikan kemacetan,” sambung Agung, sebagaimana dilansir kompas.com.

Agung berharap, pengelola pelabuhan Tanjung Priok yang sarat aktivitas ekonomi perdagangan internasional, bisa melakukan perbaikan dan menerapkan standar internasional seperti Teluk Lamong.

Pelabuhan Teluk Lamong baru diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada Mei 2015 lalu. Diperkirakan, terminal ini bisa disandari kapal hingga 5000TEUs, sehingga aktivitas perdagangan dapat dilakukan oleh pengusaha Jawa Timur langsung kepada pembeli di luar negeri tanpa harus singgah di pelabuhan Singapura.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here