Pelabuhan Tengkayu I Perlu Ditertibkan, Dishub Tunggu Regulasi

0
327
DITINGKATKAN : Inilah penampakan Pelabuhan Tengkayu I, SDF Kota Tarakan yang kini ditingkatkan oleh pemerintah. (DOK/KALTARA POS)

Tarakan – (suaracargo.com)

Kepala Dinas Perhubungan ( Dishub) Kota Tarakan, ujar  Ir. Suparlan, MT menegaskan, untuk meningkatkan ketertiban dan kelancaran arus barang dan jasa di Pelabuhan Tengkayu I, pembangunan elektronik gate dan peningkatan jumlah petugas yang berjaga mutlak diperlukan.

“Kita sudah memasang elektronik gate dan masih menunggu regulasi karena masuk dalam rancangan Perda  jasa umum. Nah, setelah semua itu ada maka kita punya keyakinan perlabuhannya akan tertib karena mereka akan mempertimbangkan dari segi pembiayaannya,” terangnya kepada Kaltara Pos, kemarin.

Lanjut dia, saat ini pihaknya sudah mengajukan program trestel atau jalur  kembar 2 yakni masuk dan keluar yang sudah menjadi perencanaan. Selain itu, ada juga dermaga bongkar muat serta ada penambahan reklamasinya. Jika semua hal tersebut sudah terwujud, maka bisa membuat sistem yang ada pada bandara, sistem chek in boarding. “Semua itu lakukan secara step by step,” tuturnya.

banner-csm-atas

Sementara mengenai ojek dan angkot masuk di pelabuhan dinilai sudah cukup bagus dan teratur. Hanya, saja saat ini masih terkendala kekurangan personil yang ada di lapangan. “Makanya kita butuh penerimaan tenaga baru di lapangan,” tambahnya.

Disinggung akan kehadiran calo di Pelabuhan, dia mengaku sudah bila fasilitas di Pelabuhan sudah terlengkapi dan semakin bagus maka dengan sendiri para calo menghilang tanpa melalui kekerasan.

“Kalau ojek dan rental mobil memang sudah ada sejak lama. Di mana pelabuhan masih dikelola Perusda. makanya kita libatkan dalam penertiban bongkar muat dan arus penumpang,” sebutnya.

Suparlan mengaku pihaknya akan kembali melakukan pertemuan atas keputusan dalam pertemuan sebelum. Kali ini, pihaknya mengajak para stakholders yang ada kepentingan di Pelabuhan Tengkayu, seperti KSOP, KSKP, agen speed atau pengusaha speedboat dan agen speedboat non reguler serta koperasi yang menangani rental. Kemudian perorang yang usaha rental di Pelabuhan. “Untuk menertibkan kita perlu semuanya yang terkait duduk bersama. Kita juga akan melakukan evaluasi atas hasil rapat sebelumnya, tutupnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here