Pelabuhan Wasior Perlancar Distribusi Barang Kebutuhan Masyarakat

0
556
suasana Pelabuhan Wasior

Wasior – (suaracargo.com)

Pembangunan fasilitas Pelabuhan Wasior yang terletak di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat membuat arus barang lancar, baik dari Pelabuhan Manokwari dan pelabuhan lainnya yang menuju Pelabuhan Wasior ataupun sebaliknya. Kelancaran distribusi ini sangat membantu masyarakat Wasior untuk mendapatkan kebutuhan barang sehari-hari.

Terlebih lagi, pada Selasa, 5 April 2016, pembangunan fasilitas pelabuhan tersebut akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan ditemani Menteri Perhubungan Ignasius Jonan

“Transportasi sekarang sudah lancar. Kapal cepat sudah ada, ada Kapal Margaret, ada Kapal Pelni. Sebelumnya susah pas Pelabuhan Wasior belum bagus seperti sekarang ini,” kata salah satu masyarakat Wasior, Senin (4/4/2016).

Menurutnya, sebelum adanya pembangunan fasilitas Pelabuhan Wasior, masyarakat yang ingin menuju daerah lainnya atau mendapatkan barang, harus menunggu kapal bersandar hingga dua minggu.

“Ini sekarang ada kapal masuk, masyarakat bisa langsung beli barang dari kapal. Ini juga bisa memudahkan masyarakat ke Manokwari untuk berbelanja barang yang tidak ada di Wasior dan daerah lainnya,” jelasnya, seperti dilansir okezone.com.

Selain transportasi laut yang lancar, transportasi angkutan darat seperti angkutan umum pun sudah tersedia. Tersedianya tranportasi angkutan umum ini diberikan oleh Kementerian Perhubungan.

“Ini ada angkot yang warna biru, ada 10. Itu dari Kementerian Perhubungan,” sambungnya.

Kedatangan Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi sangat disambut antusias oleh masyarakat sekitar. “Ini kunjungan pertama Pak Jokowi ke Wasior. Masyarakat sangat senang,” tukasnya.

Sekadar informasi, Pelabuhan Wasior merupakan pelabuhan pengumpul dalam hierarki pelabuhan laut. Pelabuhan pengumpul menurut UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran adalah pelabuhan yang memiliki fungsi pokok melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkatan laut dalam negeri dalam jumlah menengah dan sebagai tempat asal tujuan penumpan dan/atau barang serta angkutan penyebrang dengan jangkauan pelayaran antar provinsi.

Pembangunan fasilitas di pelabuhan Wasior meliputi dermaga seluas 174×10 meter persegi, Trestle I seluas 48×8 meter persegi, Trestle II seluas 47×8 meter persegi, Causeway I seluas 160×6 meter persegi, Causeway II seluas 127×8 meter persegi dan reklamasi 12.500 meter persegi.

Pelabuhan Wasior dapat disandari kapal hingga 3.500 DWT dengan faceline dermaga -10 mLWS. Selain itu terdapat pembangunan fasilitas darat seperti kantor, terminal penumpang, pos jaga, rumah pompa, genset, gudang seluas 15×40 meter persegi, dan lapangan penumpukan seluas 10.000 meter persegi.

Pembangunan pelabuhan Wasior bertujuan untuk dapat memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana transportasi masyarakat Kabupaten Teluk Wondana, Papua Barat dalam menumbuhkan perekonomian dan menekan disparitas harga antardaerah.

Keberadaan pelabuhan itu juga diharapkan mendorong pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk menyediakan sarana angkutan laut yang memudahkan angkutan penumpang dan barang.

Sebagai salah satu upaya mempersatukan Indonesia yang beraneka ragam, suku, budaya, dan bahasa, pembangunan pelabuhan Wasior bermanfaat meningkatkan konektivitas. Hal ini juga sejalan dengan fokus kerja Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk meningkatkan kualitas pelayanan jasa transportasi dan peningkatan kapasitas sarana prasarana transportasi.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here