Pelaku Bisnis Pengiriman Barang di Banjarmasin Tunggu Momen Bulan Ramadhan

0
206
Ilustrasi aktivitas perusahaan logistik (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)

Banjarmasin – (suaracargo.com)

 

Para pelaku bisnis jasa kiriman barang di Banjarmasin sedang menunggu momen menjelang Ramadhan. Pasalnya, pada saat menjelang Ramadhan, order pengiriman barang kerap mengalami peningkatan. Aneka permintaan pengiriman barang, mulai dari makanan, busana, perlengkapan elektronik hingga mainan anak anak kerap mendominasi. Khusus untuk Ramadhan tahun ini, permintaan pengiriman barang berupa busana dan makanan diprediksi masih tetap yang paling banyak.

Menurut Wahab, seorang pemilik jasa kiriman di Banjarmasin, momen jelang Ramadan sudah seperti musim panen bagi para pemilik jasa kiriman barang. “Dalam setahun ada dua momen yang membuat order pengiriman barang mengalami peningkatan. Yakni, pada saat menjelang Lebaran dan akhir tahun. Tahun lalu, saya sempat menangani order kiriman barang hingga mencapai lebih dari 50 kilogram pada saat Lebaran dan akhir tahun,” ungkap Wahab, seperti dilansir kalsel.procal.co.

Wahab menjelaskan, kebiasaan konsumen dalam mengirimkan barang-barang kepada para koleganya pada saat menjelang Ramadn sudah mulai kelihatan. “Termasuk saat Mei-April ini, dalam seminggu ini saya sudah banyak menangani order pengiriman barang. Tidak hanya order pengiriman ke luar daerah Kalsel, ada beberapa orderan kiriman barang dari konsumen hingga ke Malaysia,” paparnya.

Di sisi lain, Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo) Kalsel, Achmad Suhanto menuturkan tujuan order pengiriman barang paling banyak adalah yang menuju ke Surabaya, Palangka Raya, Samarinda, dan Jakarta. “Rata-rata barang yang dikirimkan oleh konsumen adalah produk pakaian, makanan, dan mainan. Sebagian lagi adalah perlengkapan olahraga, mainan, dan hobi,” urainya.

Ketika ditanyakan mengenai tarif kiriman, Achmad menjelaskan bahwa tarif pengiriman akan disesuaikan. “Tarif kiriman barang berkisar mulai Rp17 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Semakin jauh tujuan pengiriman, maka semakin mahal pula tarifnya,” tandasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY