Pelarangan Operasional Truk di Musim Mudik Buat Para Pengusaha Pengiriman Barang Harus Ubah Rencana

0
282
Sejumlah truk barang antre di Pelabuhan Landing Craft Machine (LCM) Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. (Antara/Seno)
Sejumlah truk barang antre di Pelabuhan Landing Craft Machine (LCM) Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. (Antara/Seno)

Jakarta – (suaracargo.com)

Ketua I DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda), Onny Febriananto, mengemukakan pihaknya masih akan mendiskusikan dahulu secara internal terkait pelarangan operasi truk di musim mudik lebaran 2015. Pasalnya, waktu pemberlakuan larangan tersebut lebih lama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Yang pasti keputusan tersebut sangat berpengaruh terhadap distribusi barang. Jadi perencanaannya harus dilakukan beberapa perubahan. Kami akan meng-adjust untuk mengejar supaya delivery tidak bermasalah,” papar dia di Jakarta, Senin (8/6), seperti dilansir beritasatu.com.

Sebenarnya, dalam rapat koordinasi persiapan angkutan mudik lebaran 2015, Organda mengusulkan agar kebijakan pelarangan pengoperasian angkutan barang selama 10 hari diberlakukan pada tahun depan. Usul tersebut diajukan mengingat para pengusaha angkutan barang sudah terlanjur membuat rencana distribusi barang yang didasarkan waktu pelarangan dari H-4 sampai H+1.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here