Pelayaran dengan Sistem Tol Laut Diklaim Lebih Efisien

0
251
KM. Mutiara Persada III saat akan bersandar di dermaga Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Foto: Wakhid / suarasurabaya.net
KM. Mutiara Persada III saat akan bersandar di dermaga Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Foto: Wakhid / suarasurabaya.net

Surabaya – (suaracargo.com)

Kapal Mutiara Persada III milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) yang menggunakan dengan sistem short sea shipping atau tol laut perdana ini, diklaim lebih efisien jika dibandingkan dengan perjalanan darat.

Dhany Rahmat Agustian Humas Pelindo III Cabang Pelabuhan Tanjung Perak mengatakan, rute kapal ini dari Pelabuhan Panjang, Lampung menuju Tanjung Perak, Surabaya. Waktu tempuh kapal ini jauh lebih efisien sekitar 50-70 persen jika dibandingkan perjalan truk via darat. “Jauh lebih efisien yaitu hanya membutuhkan waktu 41,5 jam, sedangkan bila menggunakan truk via jalur darat membutuhkan waktu 90-100 jam,” kata Dhany kepada suarasurabaya.net, Jumat (8/5/2015).

Sementara itu, Ryan Bernandus Direktur Utama PT ALP mengatakan, pelayaran Kapal Mutiara Persada III adalah pelayaran yang terjadwal. Sedikit atau banyak penumpang dan barang, kapal akan tetap berangkat. “Kami ini liner, sedikit atau banyak, jadwalnya tetap. Kami berangkat lagi dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Pelabuhan Panjang, Lampung malam ini pukul 22.00 WIB,” kata Ryan.

Dia menambahkan, setiap pekan dijadwalkan 3 kali trip yaitu Panjang-Surabaya, Surabaya-Panjang, dan Panjang-Surabaya. Ryan yakin dalam waktu dekat, kapal tol laut ini akan menjadi idola para pengguna jasa angkutan barang dari Surabaya-Lampung dan sebaliknya. “Jangan menunggu suatu kawasan ramai baru kita masuk (ship follow the trade), tetapi kami maunya meramaikan suatu kawasan dengan kapal yang masuk (trade follow the ship),” ujarnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, tarif angkutan di kapal ini beragam. Untuk kelas ekonomi angkutan orang, penumpang dewasa dikenakan tarif Rp 350.000/orang sedangkan anak-anak Rp 250.000/orang. Sedangkan untuk kelas bisnis tiketnya Rp 450.000/orang. Seluruhnya mendapatkan fasilitas tempat tidur dan makan.

Sedangkan untuk kendaraan dibedakan menjadi beberapa golongan. Untuk kendaraan kecil seperti sedan, minibus, jip dan sejenisnya dikenakan biaya Rp 2,5 juta/kendaraan. Sedangkan untuk golongan kendaraan besar seperti truk, bis, atau kontainer harganya lebih mahal. Untuk truk paling murah Rp 3,5 juta, sampai Rp 10 juta untuk bus atau trailer, dan truk tronton Rp 6,1 juta.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY