Pelindo II Anggarkan 14 Triliun Untuk Bangun dan Kembangkan 5 Pelabuhan

0
388
Ilustrasi Pelabuhan (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Ilustrasi Pelabuhan (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Jakarta – (suaracargo.com)

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II membutuhkan dana sekitar Rp 14 triliun untuk membangun dan mengembangkan lima pelabuhan yang tersebar di wilayah Nusantara hingga 2019 mendatang. Tiga pelabuhan diantarnaya merupakan prasarana baru. Rencananya, pembangunan ketiga pelabuhan itu akan dimulai pada tahun ini. Ketiga pelabuhan tersebut, yakni Pelabuhan Sorong, Kijing, dan Tanjung Carat. Sementara dua pelabuhan lainnya, yakni Pelabuhan Bojonegara dan Cirebon akan dikembangkan mulai 2016.

Adapun rincian dana investasi yang diperlukan untuk pembangunan dan pengembangan pelabuhan-pelabuhan tersebut adalah Pelabuhan Tanjung Carat Rp 4 triliun, Kijing Rp 3 triliun, Sorong Rp 3 triliun, Bojonegara Rp 2 triliun, dan Cirebon Rp 2 triliun.

Direktur Utama Pelindo II, R.J Lino mengatakan, untuk mendapatkan jumlah dana investasi sebesar itu, pihaknya telah berkomitmen untuk tidak akan menggunakan anggaran dari pemerintah. Pelindo II akan memanfaatkan sumber dana dari kas internal, pinjaman bank, obligasi, maupun kerjasama dengan investor lain. “Kami tidak bisa sebutkan detailnya saat ini, namun kami tidak mengandalkan bantuan dari pemerintah,” kata Lino di Jakarta, Senin (23/2), sebagaimana dilansir beritasatu.com.

Menurutnya, pelabuhan baru yang paling siap dibangun adalah Pelabuhan Sorong. Saat ini, perusahaan tersebut sedang menuntaskan urusan pembebasan lahan yang telah mencapai 80 persen dari total kebutuhan seluas 7,500 hektare (ha).

Sebelumnya, Corporate Secretary Pelindo II Rima Novianti mengungkapkan, proses pembebasan lahan guna pembangunan Pelabuhan Sorong memang sedikit terkendala. Penyebab kendala itu adlah karena besar tanah berstatus tanah adat. Selain itu, luas lahan yang dibutuhkan pun terhitung besar sehingga memakan waktu yang lebih panjang. “Kami memang membidik lahan yang luas sebagai back up area untuk pengembangan pelabuhan ini ke depannya,” ungkap Rima.

Menurutnya, Pelindo II telah belajar dari pengalaman membangun dan mengembangkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan lahan yang minim untuk proses pengembangan. “Pelabuhan Tanjung Priok tidak memiliki back up area yang cukup, karena itu kami membangun Pelabuhan NewPriok ke arah laut,” tambah Rima.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here