Pelindo II Kejar Target Jadikan Pelabuhan di Indonesia Sebagai World Class Port Berteknologi Digital

0
344
PETI KEMAS: Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Redeb sudah semakin penuh dan harus segera direlokasi.

Bandung – (suaracargo.com)

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC), sesuai roadmap hingga 2020, mengejar target untuk menjadi world class port atau pelabuhan berkelas dunia. Untuk mencapai target tersebut, pelabuhan di Indonesia setidaknya harus beroperasi dengan didukung teknologi digital. World class port itu sama dengan digital port.

“Karena digital ini sudah menjadi keharusan. Jadi nanti tidak ada lagi misalnya invoice dalam bentuk kertas. Semua digital. Kita siapkan itu,” kata Elvyn G Masassya, Direktur Utama IPC, di Bandung, Jumat (3/2).

Selain itu, parameter dikatakan world class port adalah adanya e-audit. Nantinya, audit akan dilakukan dengan sistem elektronik. Tentu ini didukung dengan basis kerja operasi serba digital.

“Selain itu, world class port juga harus green port. Ini juga menjadi keharusan sekarang ini,” ujar Elvyn, seperti dilansir gatra.com.

Target kinerja IPC tahun 2017 tidak semakin ringan dan bahkan terus ditingkatkan. Target ini meliputi, tetapi tidak terbatas pada arus petikeasa 6,8 juta TEUs, pendapatan Rp 1,10,5 trilyun dan CAPEX Rp 4,6 trilyun.

Reporter: Iwan Sutiawan
Editor : M. Nahar

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here