Pelindo II Kerahkan 24 Pompa Air Atasi Banjir di Pelabuhan Tanjung Priok

0
318
Selang Penghalau Air (Akhmad Mabrori / industri.bisnsi.com)
Selang Penghalau Air (Akhmad Mabrori / industri.bisnsi.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Hampir seluruh fasilitas lapangan penumpukan peti kemas di kawasan lini 2 Pelabuhan Tanjung Priok terendam banjir rata-rata 5-10 cm. Kondisi tersebut sangat merepotkan pihak manajemen pelabuhan yang terletak di Jakarta Utara tersebut. Ditambah lagi, hujan dengan intensitas ringan dan sedang masih terus mengguyur kawasan pelabuhan tersibuk di Indonesia itu sepanjang pagi pada hari Selasa (10/2/2015).

Dirut PT Pelabuhan Tanjung Priok -anak usaha IPC/Pelindo II -, Ari Henryanto mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan 24 unit pompa air untuk melakukan penyedotan guna mengurangi air yang tergenang akibat banjir di lapangan penumpukan peti kemas. “Kami kerahkan 24 pompa air di Pelabuhan Priok untuk menyedot genangan air banjir yang ada di lapangan penumpukan itu,” ujarnya sebagaimana Bisnis.com, Selasa (10/2/2015).

Dia juga mengatakan, petugas pelabuhan Priok masih fokus untuk mengatasi genangan-genangan air di lapangan lapangan penumpukan peti kemas itu.
“Kalau kemarin tidak hanya lapangan, di kantor pun terkena genangan air. Info terakhir sudah bisa diatasi dan lapangan lini 2 sudah normal kegiatannya,”tuturnya.

Ari juga menjelaskan, peti kemas yang terendam bajir di kawasan penumpukan peti kemas Pelabuhan Priok, sebagian besar merupakan peti kemas kosong. “Sebagian besar petikemas kosong, sebab sebelumnya kami sudah antisipasi untuk lapangan yang berpotensi terkena genangan air, gar di tier (tumpukan) terbawah ditumpuk petikemas kosong,”paparnya.

Dia mengatakan kendati begitu kegiatan layanan bongkar muat barang dari dan ke kapal di dermaga belum da hambatan sampai saat ini. “Kalau untuk bongkar muat di dermaga masih lancar,” ucapnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here