Pelindo II: Pelabuhan Merupakan Objek Vital Nasional

0
506
Ilustrasi terminal peti kemas - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Jakarta – (suaracargo.com)

Pelindo II terus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah di sektor kepelabuhanan. Beberapa program tersebut diantaranya meningkatkan keterlibatan teknologi IT, meningkatkan konektivitas nasional, serta memperlancar arus kapal dan barang termasuk dwelling time.

Begitu dikatakan Direktur Pengelolaan anak perusahaan Pelindo II, Riri Syeried Jeta dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi rmol.co, Rabu (25/1).

“Pelabuhan adalah objek vital nasional, terkait proseduralnya nanti akan segera dikaji ulang untuk ditetapkan detailnya” sambungnya, seperti dilansir rmol.co.

Hal yang sama juga diutarakan dia saat menerima kunjungan Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di Pelabuhan Indonesia II (Pelindo) di Tanjung Priok, baru-baru ini.

Kedatangan Luhut, kata dia, adalah untuk berdiskusi soal hal-hal strategis terkait kepelabuhanan, termasuk perkembangan program yang sedang berlangsung di IPC Group dan stakeholders kepelabuhanan.

Seperti diketahui, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pemerintah melalui Keppres 63/2004 tentang objek vital nasional dan Permenhub KM 72/2004 tentang objek vital transportasi, pos dan telekomunikasi telah menetapkan pelabuhan sebagai objek vital nasional namun untuk lokasi pelabuhan (laut) dan rinciannya ditentukan oleh Dirjen Perhubungan Laut sesuai pasal 4 Kepmenhub tersebut.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here