Pelindo III Jajaki Kerjasama Dengan Pemkot Liverpool

0
81
Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya (tempo.co)

Surabaya – (suaracargo.com)

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero) menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Liverpool, Inggris, dalam pengembangan pelabuhan dengan terminal untuk kapal pesiar.

Kerja sama internasional tersebut menjadi bagian dari kerja sama sister city antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Liverpool. Wali Kota Liverpool Joe Anderson dalam kunjungannya ke Pelabuhan Tanjung Perak kemarin mengatakan, dirinya melihat pertumbuhan ekonomi yang fenomenal di Surabaya berada diatas rata-rata nasional. Tentu saja hal ini tak terlepas dari pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak yang telah sukses berkontribusi untuk masyarakat Surabaya dan Indonesia.

“Penting bagi pelabuhan untuk berkembang seiring dengan perkembangan kota sehingga antara Pemkot Surabaya dan Liverpool bisa banyak berbagi tentang bagaimana pengelolaan bisnis untuk terminal kapal pesiar,” katanya, seperti dilansir okezone.com.

Dalam kunjungannya, delegasi dari Negeri Ratu Elizabeth tersebut berdiskusi dengan manajemen Pelindo III yang dipimpin Commercial and Operational Director Mohammad Iqbal dan Engineering and ICT Director Husein Latief. Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, menanyakan tentang bagaimana proses capacity building dilakukan di Pelindo III.

Sebab menurutnya, dukungan SDM mumpuni menghasilkan capaian target kinerja Pelindo III yang agresif. Apalagi keterampilan dalam mengurus pelabuhan termasuk ilmu yang spesifik. Pihaknya juga menawarkan kerja sama antara Pelindo III dengan universitas maritim di Liverpool, Liverpool John Moore’s University (LJMU). Engineering and ICT Di – rector PT Pelindo III Husein Latief mengungkapkan, Pelindo III sudah memiliki beberapa pegawai lulusan LJMU yang diberangkatkan melalui program beasiswa dari perusahaan.

Tidak hanya LJMU, setidaknya Pelindo III sudah memiliki sekitar 100 lulusan masters degree (S2) dari sejumlah kampus dunia di Inggris, Swedia, Belanda, Australia, hingga Korea Selatan.

Penulis: Lukman Hakim
Editor: M. Nahar

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here