Pelindo III Pastikan Dermaga Manyar Siap Digunakan Untuk Bongkar Muat Barang

0
303
Ilustrasi aktivitas bongkar muat pelabuhan. (Republika/Tahta Aidilla)

Gresik – (suaracargo.com)

Dermaga Terminal Manyar Pelabuhan Gresik di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur dipastikan oleh Pelindo III siap digunakan melayani kegiatan bongkar dan muat barang.

Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto menyampaikan, kegiatan pemuatan barang perdana ini jadi bukti bahwa dermaga pelabuhan yang merupakan bagian dari JIIPE sudah siap dipakai untuk membawa bahan baku maupun barang hasil industri yang dihasilkan di tempat itu.

“Kami buktikan jika pelabuhan disini (JIIPE) sudah siap digunakan untuk melayani kapal dan bongkar muatannya. Ini bisa menarik calon investor untuk menanamkan investasinya di JIIPE,” tandas Djarwo saat meninjau lokasi JIIPE-Gresik, Jumat (29/01/2016).

Pada operasi perdana, lanjut Djarwo, dermaga Terminal Manyar Pelabuhan Gresik digunakan pemuatan pupuk dalam kemasan (in bag) sejumlah 9.000 ton. Pupuk tersebut bakal dibawa menuju Pelabuhan Teluk Bayur menggunakan kapal MV. Isa Winter.

“Pupuk yang dimuat kali ini merupakan hasil dari industri pupuk di Jawa Timur (Gresik). Artinya, adanya Terminal Manyar selain dibutuhkan untuk industri yang ada di JIIPE, juga dibutuhkan industri lain di sekitarnya,” papar Djarwo, seperti dilansir lensaindonesia.com.

Djarwo menambahkan, adanya Terminal Manyar ini juga diharapkan mampu meminimalisir kepadatan di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya. Saat ini, setidaknya ada sebelas kapal barang dan curah kering menunggu antrian untuk dilayani di Pelabuhan Tanjung Perak. Terminal Manyar, bisa digunakan salah satu alternatif kapal untuk bersandar berikut melakukan bongkar muat barang.

Sementara itu, Djarwo menerangkan, untuk pembangunan kawasan industri JIIPE saat ini sudah ada 4 industri sedang membangun pabrik di kawasan JIIPE. Keempat industri tersebut adalah PT Unichem Candi Indonesia, PT Clariant Indonesia, PT Tirta Bahagia, dan AKR Group.

“Beberapa industri menyatakan minatnya untuk masuk ke JIIPE. Namun secara etika bisnis, kami belum bisa mengumumkan siapa saja yang masih melakukan proses pembicaraan dengan kami,” pungkas Djarwo.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here