Pelindo III Pastikan Kapasitas Curah Kering di Pelabuhan Tanjung Perak Bertambah

0
353
Grab Ship Unloader (ship-unloader.com)
Grab Ship Unloader (ship-unloader.com)

Surabaya – (suaracargo.com)

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) memastikan, kapasitas curah kering di Pelabuhan Tanjung Perak akan bertambah 5 juta ton per tahun pada tahun 2016. Penambahan kapasitas itu seiring dengan pembangunan fasilitas curah kering yang dilakukan oleh Pelindo III di Terminal Teluk Lamong. Fasilitas curah kering di Terminal Teluk Lamong diprediksi bakal menjadi yang terbesar di Indonesia.

Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto, Selasa (10/2/2015), mengatakan, fasilitas curah kering di Terminal Teluk Lamong dibangun
atas lahan seluas 10 hektare. “Fasilitas tersebut berupa tempat penampungan curah kering berupa 9 unit silo dan 3 unit warehouse yang dapat menampung 200 ribu ton curah kering,” jelas Djarwo, di sela pemancangan tiang pertama dermaga curah kering di Terminal Teluk Lamong, Selasa (10/2/2015).

Silo dan warehouse tersebut akan didukung oleh dermaga sepanjang 250 meter, 2 unit Grab Ship Unloader (alat berat untuk memindahkan muatan curah kering dari kapal ke konveyor). Sebuah konveyor juga akan menghubungkan dermaga tersebut dengan silo dan warehouse.

“Pembangunan fasilitas dilakukan secara bersamaan, seperti yang sekarang ini dilihat, kami sedang melakukan pemancangan tiang untuk dermaga yang diharapkan akan selesai dalam 8 bulan ke depan,” tambah Djarwo, sebagaimana dilansir tribunnews.com.

Dermaga curah kering itu akan didukung oleh 2 unit Grab Ship Unloader. Kedua unit peralatan tersebut diperkirakan akan tiba di Terminal Teluk Lamong pada bulan Mei 2015 mendatang.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY