Pelni Fokus Atasi Masalah Disparitas Harga Logistik di Indonesia Timur

0
676
Ilustrasi: (Foto: Okezone)

Jakarta – (suaracargo.com)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai menyoroti masalah mahalnya harga barang-barang di timur Indonesia. Perbedaan harga yang sangat tinggi di timur membuat orang nomor satu ini merasa geram.

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, PT Pelni (Persero) sudah menyiapkan cara untuk menekan mahalnya harga, khususnya bahan pokok di wilayah timur Indonesia. Perseroan berencana memanfaatkan seluruh unit usaha yang ada, seperti Pelni Logistics hingga Pelni Mart.

Manager Retail and Trading Development Pelni Logistics Wahyudiyanto menjelaskan, Pelni akan menjadi penyalur consumer good ke wilayah timur Indonesia.

Dalam penyaluran ini, Pelni melibatkan unit usaha seperti Sarana Bandar Nasional (SBN) untuk pengakut kontainer ke kapal, dan Sarana Bandar Logistik (SBL) untuk pembawa logistik.

Prosesnya, ketika salah satu kapal Pelni yang akan berlayar ke wilayah timur kedapatan ada space kontainer kososng. Space itu akan dimanfaatkan Pelni untuk membawa beberapa kontainer berisi bahan pokoknya.

“Misalnya ada Kapal Putih Pelni berisi 50 kontainer, space itu tidak penuh. Ini kita set untuk produk Pelni yang isinya cosumer good. Produk ini akan di masukan ke Pelni Mart,”tuturnya kepada Okezone.

Saat ini, Pelni Mart sudah ada di beberapa titik seperti Manokwari, Jayapura, Serui, Sorong dan Merauke.

Menurut Wahyu, dengan bahan pokok yang langsung di bawa Pelni, penurunan harga diperkirakan bisa mencapai 10%. “Kalau harga ayam di sini Rp25 ribu misalnya, di Papua harga menjadi Rp30 ribu. Intinya harga di Pelni Mart bisa bersaing dengan orang-orang yang mempermainkan harga di sana,” ujarnya.

Menurut Wahyu, fungsi Pelni menjadi kontrol harga dan bukan untuk bersaing dengan pedagang di timur Indonesia.

Ke depannya, Pelni Mart akan bekerjasama dengan para pelaku dagang di sana, supaya bisa memperoleh barang-barang dengan harga yang kompetitif dan bisa dijual dengan harga wajar.

“Di sana kita pengen toko independen ini kita coba rangkul kita ajari manajemen ritel modern kita pinjem kan alat-alat untuk kemajuan tokonya, semua logistik dari kita, keuntungan barang semua untuk mereka. Disitu Pelni Mart akan menjamin barangnya,” ujarnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here