Pembangunan Dermaga Pelabuhan Linau Dilanjutkan Kembali

0
537
ilustrasi pelabuhan (industri.bisnis.com)

Bintuhan – (suaracargo.com)

Tahap dua dari mega proyek pembangunan dermaga pelabuhan Linau Bintuhan di Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, dalam waktu dekat ini, akan segera dikerjakan kembali. Pengerjaan ini dilanjutkan kembali setelah izin analisis masalah dampak lingkungan (Amdal) diterbitkan berapa waktu lalu.

“Insya Allah kalau tidak ada halangan proyek pembangunan dermaga Linau tahap dua akan mulai dikerjakan awal bulan Mei inilah,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kaur, H Asmawi SAg, belum lama ini.

Untuk pembangunan pelabuhan dermaga pelabuhan Linau ini, kata dia, sudah pasti bisa dikerjakan pada bulan Mei tahun ini. Pekerjaan tersebut bisa dilaksanakan setelah izin analisis masalah dampak lingkungannya telah diterbitkan pada tanggal 24 Maret 2016 Nomor 503/146/10/KP2T Tentang Izin Lingkungan Kegiatan Pembangunan Dermaga Linau Bintuhan.

Pembangunan tahap dua dermaga ini menelan biaya Rp 35 miliar dan saat ini, proyek itu sedang dalam proses lelang pekerjaan.

“Biaya kontrak tahap dua ini Rp 35 miliar, dan tahap pertama kemarin pembangunan dermaga dan talud itu sudah menghabiskan dana Rp 42 miliar,” terangnya, seperti dilansir bengkuluekspress.com.

Pembangunan tahap kedua tersebut dilakukan sebagai lanjutan pembangunan tahap pertama yang saat ini belum rampung, lanjut Asmawi. Dengan rampungnya Dermaga Linau ini nanti, Kaur akan menjadi pusat pelabuhan barang terbesar di Bengkulu. Pembangunan dermaga tersebut tidak hanya sebatas itu saja namun berlanjut terus hingga pengembangan areal pelabuhan nantinya.

“Kita upayakan pembangunan dermaga ini cepat selesai. Dan tahun 2017 nanti, untuk menyelesaikan pembangunan ini dana pembangunannya akan lebih besar lagi,” ujarnya.

Mantan Kabang Humas Pemda Kaur ini berharap, pelabuhan Linau ini nantinya dapat menampung kapal barang maupun penumpang. Sehingga, pelabuhan ini akan bermanfaat untuk pengembangan Kaur ke depan.

“Keinginan kita sama dengan harapan masyarakat agar pembangunan pelabuhan ini dapat secepatnya diselesaikan. Nanti pelabuhan ini bisa menjadi pelabuhan barang terbesar di Provinsi Bengkulu khususnya,” jelasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here