Pembangunan Gudang Logistik di Tanjung Momong Masih Terkendala

0
330
foto pembangunan gudang logistik yang belum selesai di Anambas (Tribun Batam/Septyan)

Siantan – (suaracargo.com)

Kontraktor pelaksana pada pengerjaan pembangunan gudang logistik di Tanjung Momong yang terletak di Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan, diketahui belum mengembalikan sisa pencairan dari nilai kontrak pembangunan proyek tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kepulauan Anambas Linda Maryati mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi hal tersebut.

Upaya tersebut diantaranya adalah dengan melakukan mediasi kepada lembaga asuransi dan jaminan pelaksanaan dari bank, yang merujuk pada dokumen kontrak antara pemerintah dengan rekanan perusahaan.

“Kami sudah berupaya, salah satunya dengan melakukan mediasi. Memang, sampai saat ini pihak perusahaan belum mengembalikan sisa anggaran yang sebelumnya telah dicairkan itu,” ujarnya, seperti dilansir batam.tribunnews.com pada hari Kamis (21/4/2016).

Ia menjelaskan, pembangunan gudang logistik pada tahun 2015 kemarin baru mencapai progress 8,76% dari 100 hari waktu kalender waktu pelaksanaan yang berakhir pada 21 Desember 2015. Padahal, gudang itu dibangun dengan anggaran mencapai Rp 5 miliar lebih yang bersumber dari APBN.

Kontraktor pelaksana (PT. Cipta Adhi Guna,red) pun, telah mencairkan anggaran sebesar 20 persen dari anggaran proyek tersebut.
“Memang saat pelaksanaan proyek, cuaca di laut tidak kondusif. Kendati demikian, tentunya hal ini bukan menjadi alasan,” ungkapnya.

Rencana lain dengan melelang ulang pengerjaan proyek. Itu pun, harus kembali dipikirkan pihaknya setelah keluarnya Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2015 yang mengatur tentang bangunan gedung, khususnya di sebelah laut pesisir pantai sepanjang jalan Tanjung Momong.

Ia pun belum bisa berkomentar lebih jauh ketika disinggung pengalihan lokasi pembangunan gudang logistik itu, termasuk mengenai nasib pembangunan yang sudah dikerjakan sebelumnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here