Pembangunan PLB Tanda Keseriusan Pemerintah Tangani Sektor Logistik

0
408
ilustrasi pusat logistik berikat (sentananews.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kinerja logistik Indonesia, Keseriusan upaya tersebut ditunjukkan engan penetapan 11 Pusat Logistik Berikat (PLB) di seluruh Indonesia. Ada 10 PLB lagi yang siap dibangun.

“Sekarang ini yang sudah masuk 11. Tapi yang berminat itu di luar dari 11 ini, mungkin sekitar 10-an,” kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani, di kantornya, Jakarta, Senin (4/4/2016).

“Contohnya misalnya JIIPE (Java Integrated Industrial and Port Estate) ini lagi dalam proses. Karena untuk mendapatkan penetapan sebagai PLB itu kan tentu pelabuhan sudah harus siap, kemudian listrik, kawasan industri lainnya harus disiapkan juga,” ujarnya, seperti dilansir detik.com.

Ia juga mengatakan, 11 PLB yang ada saat ini berada di Jawa, Kalimantan, dan Sumatera. Sedangkan beberapa diantara PLB yang akan dibangun nantinya akan terletak di Jawa dan Sulawesi.

Kehadiran PLB ini diharapkan dapat meningkatkan investasi dan daya saing Indonesia, sehingga ke depannya nanti, pusat-pusat logistik itu bisa menjadi pusat logistik nasional dan internasional.

“Kepercayaan investor terhadap Indonesia itu tinggi, tinggal bagaimana kita mendorong agar perencanaan itu terealisasi. Kemudahan berinvestasi di Indonesia msh harus terus ditingkatkan, PLB itu salah satu hal strategis dalam peningkatan investasi dan daya saing. Harapannya, kita ingin jadikan Indonesia sebagai pusat dibistribusi logistik nasional dan internasional, serta mendukung pertumbuhan industri dalam negeri, jadi PLB ini sangat strategis, bagaimana industri bisa berdaya saing,” kata Franky.

Menurutnya, fungsi PLB ini tidak hanya untuk memindahkan gudang penimbunan barang dari luar negeri. Pusat-pusat logistik tersebut akan menjadikan Indonesia menjadi penghubung logistik di kawasan Asia Pasifik.

“PLB tidak hanya memindahkan gudang penimbunan barang ekspor impor dari luar ke Indonesia, tapi juga jadi penghubung logistik untuk Asia-Pasifik sehingga investasi di PLB juga menjanjikan. PLB akan menguntungkan dan mempermudah industri, tidak hanya industri skala besar, PLB juga untuk UKM, apa itu sebagai pemasok bahan baku, juga untuk tujuan ekspor,” lanjut Franky.

Ia menambahkan, tujuan pembangunan PLB adalah untuk menekan biaya logistik. Menurutnya, biaya logistik itu ada dua, satu ke antar daerah, kedua di dalam daerah sendiri.

“Jadi kalau ini lebih kepada bagaimana menekan cost dari bahan baku yang selama ini, misalnya seperti kapas posisi stoknya ada di luar Indonesia, sekarang ada di Jawa,” kata Franky.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here