Pembangunan Sisi Darat Pelabuhan Kapulit di Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah Terkendala Lahan

0
312
Nampak sebuah kapal barang sedang melakukan aktivitas bongkar muar di dermaga peti kemas Pelabuhan Tenau, Kupang, Senin (15/9/2014)
Nampak sebuah kapal barang sedang melakukan aktivitas bongkar muar di dermaga peti kemas Pelabuhan Tenau, Kupang, Senin (15/9/2014)

Waibakul – (suaracargo.com)

Pembangunan sisi darat Pelabuhan Kapulit di Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah terkendala lahan. Pemerintah pusat berkeinginan status lahan untuk pembangunan sisi darat seperti kantor, lapangan parkir, pembangunan gudang dan lainnya harus tuntas. Pemerintah daerah harus membebaskan lahan dengan cara membeli.

“Lahan harus bersertifikat resmi milik Pemda Sumba Tengah,”kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Tengah, Ir.Umbu Tonga di kantornya, Selasa (6/10/2015).

Umbu Tonga menjelaskan, pembangunan Pelabuhan Kapulit berkapasitas 10.000 ton telah selesai pada tahun 2014. Namun, pelabuhan itu belum bisa beroperasi karena pembangunan sisi darat belum terlaksana.

Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah pada anggaran perubahan APBD tahun 2015 telah menganggarkan dana Rp 250 juta untuk kegiatan sosialisasi dan pembebasan lahan seluas 15 ha.

“Mulai Rabu (7/10/2015), saya bersama seorang staf akan turun langsung ke lokasi untuk bertemu tuan tanah. Kami akan melakukan pendekatan agar pemilik tanah mau melepaskan lahannya untuk kepentingan publik. Saya optimis rakyat mendukung karena ingin daerahnya maju juga,”kata Umbu Tonga.

Sebagaimana dilansir dari poskupang.com, Bupati Sumba Tengah, Drs. Umbu Sappi Pateduk menjelaskan, pembangunan Pelabuhan Kapulit di Kecamatan Mamboro untuk memajukan laju pertumbuhan ekonomi di Sumba Tengah khususnya dan Sumba umumnya.

Untuk mendukung program itu, kata Pateduk, pemerintah daerah telah melebarkan dan mengaspal jalan jurusan Anakalang-Mamboro. Jika pelabuhan itu sudah beroperasi, kendaraan bertonase besar akan melintas jalan itu untuk mengangkut barang-barang kebutuhan pokok dan bahan bangunan.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY