Pembatasan Jam Operasional Truk Besar Tidak Ganggu Distribusi Logistik

0
667
ilustrasi truk barang (korankaltim.com)

Balikpapan – (suaracargo.com)

Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud memastikan revisi Perwali tentang jam operasional kendaraan besar tidak akan berpengaruh pada distributor logistik. Perwali dibuat untuk pengaturan bukan justru untuk mempersulit.

Menurutnya, revisi Perwali tersebut juga dibuat dengan mendengarkan keluhan dan kritik dari masyarakat. Upaya ini, juga terutama untuk meminimalisir kecelakaan yang sering terjadi dengan melibatkan kendaraan besar. Namun, revisi itu sendiri tetap memperhatikan kelancaran arus barang.

“Saya pikir distributor logistik nggak terganggu. Itukan nanti ada metodenya, seperi apa jam operasionalnya dan yang paham Dinas Perhubungan. Uji jalan jam tertentu karena kita lihat kan asas manfaatnya,” ujarnya, pada hari Kamis(12/1).

Revisi Perwali katanya bagian dari perbaikan kebijakan pemerintah kota atas situasi kejadian yang terulang dan memakan korban. “Kan pemerintah juga yang dikritik mampu kita mengatasi jalan yang tiap tahun kok ada korban. Mudah-mudahan dari Dinas Perhubungan ada juga simulasi jam tertentu,” tuturnya.

Disamping revisi Perwali, saat ini Pemerintah Kota Balikpapan juga tengah menyusun konsep pembangunan jalan dari Kampung Baru menuju Kariangau.

Pemkot, lanjut Rahmad, juga sedang membuat jalan alternatif atau Ringroad III, untuk memecah arus lalu lintas dari Kariangau menuju Km 8 hingga tembus Manggar.

“Ini kita lagi konsepkan. Tentunya segala kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pasti melalui kajian yang matang,” tandasnya.

Seperti diketahui, aturan baru mengenai jam operasional kendaraan besar segera diterapkan. Semua kendaraan berat yang biasanya diperbolehkan beroperasi pada hari libur, nanti bakal kembali dibatasi.

Seluruh kendaraan berat baik itu 20 feet maupun 40 feet, baru bisa beroperasi pada pukul 22.00 hingga pukul 06.00 Wita. Aturan baru itu dituangkan dalam Revisi Peraturan Wali Kota (Perwali) Balikpapan Nomor 33 Tahun 2009 tentang Jam Edar Kendaraan Besar.

Dalam Perwali tersebut juga mengatur jenis kendaraan besar. Selain truk tronton, juga mengatur truk mixer pengangkut beton cor atau truk molen, yang sebelumnya tidak diatur dalam Perwali 33/2009.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here