Pembenahan Masalah Logistik Dijanjikan Tuntas Dalam Waktu 3 Tahun

0
421
Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan pelebaran dermaga di Pelabuhan Peti Kemas Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (1/11). (tribunnews.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Perekonomian Indonesia saat ini, sebagaimana diakui oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, memang tengah melamban. Namun, dengan berbagai potensi yang ada di dalamny, seperti cakupan pasar, sumber daya alam dan jumlah penduduk yang besar, perekonomian Indonesia masih bisa berkembang.

Salah satu kendala sehingga perekonomian Indonesia belum tumbuh pesat, adalah mahalnya ongkos logistik, yang membuat investor kesulitan. Wakil Presiden mengatakan pembenahan masalah logistik, adalah prioritas penerintah saat ini.

“Hal ini bergantung pada infrastruktur. Mungkin setiap hari kalian melihat di televisi bahwa presiden dan menteri bekerja untuk me-launch (peresmian) pembangunan infrastruktur, airport, pelabuhan, jalan, telekomunikasi,” Jusuf Kalla, dalam sambutannya di acara “The Economist,” di hotel Shangri La, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2016).

Dengan perbaikan infrasfrukfur, diharapkan biaya logistik bisa ditekan, dan keuntungan para investor bisa bertambah, hingga pada akhirnya mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Kita harapkan dalam tiga tahun akan ada perubahan yang sangat besar dan bisa menurunkan biaya logistik agar lebih efisiensi,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga akan mengeluarkan paket kebijakan XI yang akan diluncurkan pekan depan. Paket kebijakan tersebut, akan mendorong percepatan pembenahan masalah logistik

Ditemui wartawan usai acara, ia mengaku yakin bahwa semua kebijakan pemerintah bisa menekan biaya logistik. Namun, ia sendiri belum bisa memastikan seberapa jauh ongkos tersebut bisa ditekan.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here