Pemda dan Masyarakat Donggala Sambut Baik Pengembalian Fungsi Pelabuhan Donggala

0
525
Pelabuhan Donggala (harianterbit.com)
Pelabuhan Donggala (harianterbit.com)

Palu – (suaracargo.com)

Pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menyambut gembira keputusan untuk memfungsikan kembali Pelabuhan Donggala menjadi pusat pelayanan penumpang angkutan laut. Masyarakat berharap rencana itu bisa segera direalisasikan. “Saya sudah menemui pejabat-pejabat di Kementerian Perhbungan dan instansi terkait lainnya di pusat dan semua setuju dan mendukung untuk kembali menggunakan Pelabuhan Donggala sebagai pelabuhan penumpang,” kata Bupati Donggala Kasman Lassa yang dihubungi usai bertemu dengan para nelayan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Donggala, Rabu (29/4), sebagaimana dilansir harianterbit.com.

Kasman berharap janji pemerintah pusat ini akan teralisasi akhir 2015 karena untuk mengembalikan fungsinya sebagai pusat embarkasi dan debarkasi penumpang angkutan laut, sejumlah sarana dan fasilitas pelabuhan seperti ruang tunggu penumpang di Pelabuhan Donggala tersebut harus disiapkan dulu.

Pelabuhan Donggala, kata Kasman, selama ini sangat sepi dari aktivitas kepelabuhanan karena kunjungan kapal sangat terbatas. Kapal yang singgah kebanyakan hanya kapal-kapal rakyat lintas kabupaten. Kondisi itu terjadi sejak Pelabuhan Pantoloan di Kota Palu dibangun tahun 1980-an dan dijadikan pusat kegiatan angkutan laut, baik barang (termasuk kontainer) maupun penumpang.

Menteri Perhubungan Ignasius Johan dalam kunjungannya ke Pelabuhan Pantoloan pada 11 April 2015 telah merekomendasikan kepada PT Pelindo IV selaku pengelola Pelabuhan Pantoloan agar memfungsikan Pantoloan sebagai pelabuhan bongkar muat barang dan peti kemas sementara fungsi pelayanan penumpang dikembalikan ke pelabuhan Donggala.

Menurut Kasman Lassa, bila pelayanan penumpang angkutan laut seperti armada kapal-kapal penumpang Pelni kembali bersandar di Donggala, maka aktivitas ekonomi di kota itu akan kembali hidup dan bergairah. “Kota Donggala sampai saat ini tidak punya hotel. Kalau kapal-kapal penumpang kembali sandar di Donggala, maka investasi hotel diharapkan tumbuh, apalagi pemkab sedang giat mengembangkan dan menata obyek-obyek wisata,” ujarnya.

Sementara itu PT Pelni menyatakan siap menyinggahi pelabuhan Donggala jika semua sarana dan fasilitas yang dibutuhkan untuk kapal dan penumpang tersedia. “Tidak ada masalah jika memang pemerintah daerah setempat menginginkan kapal Pelni menyinggahi Pelabuhan Donggala,” kata Abdullah Rasyid, salah seorang pejabat di Kantor PT Pelni Cabang Sulteng di Palu.

Ia mengatakan yang perlu segera dipersiapkan pemerintah daerah adalah membenahi dermaga, menyediakan tempat penampungan barang dan penumpang, menyediakan listrik dan air bersih yang memadai. “Jika semua itu sudah ada, kapal Pelni sudah bisa merapat di Pelabuhan Donggala seperti yang telah diwacanakan pemerintah daerah,” ujarnya.

Pelabuhan Donggala terletak sekitar 30 kilometer utara Kota Palu dengan kondisi jalan raya yang beraspal mulus, sedangkan Pelabuhan Pantoloan terletak sekitar 25 kilometer utara Kota Palu. Pelabuhan Donggala berada di sebelah barat mulut Teluk Palu sedangkan Pantoloan di sebelah timurnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here