Pemerintah Libatkan Tiongkok Bangun Infrastruktur di Indonesia

0
376
ilustrasi pelabuhan (sumatera.bisnis.com)
ilustrasi pelabuhan (sumatera.bisnis.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Salah satu agenda Presiden Joko Widodo dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) adalah melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping. Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa kesepakatan yang dibahas terkait keterlibatan China dalam sejumlah proyek insfrastruktur di Indonesia.

Presiden Xi mengatakan, bahwa ia berjanji terus mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia dengan terus meningkatkan investasi ke Indonesia. ‚ÄúPemerintah RRT sudah sepakat akan membangun kereta api cepat Jakarta-Bandung, dan terbuka kemungkinan juga untuk Jakarta-Surabaya,” kata Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping, yang dikutip dari laman resmi Setkab, Kamis (23/4/2015) dan dilansir okezone.com.

Tidak hanya akan membangun jalan kereta, RI-China juga memastikan akan ikut serta dalam sejumlah pembangunan infrastruktur di Indonesia. Pembangunan itu diantaranya, pembangunan 24 pelabuhan, 15 pelabuhan udara (airport), pembangunan jalan sepanjang 1.000 kilometer (km), pembangunan jalan kereta sepanjang 8.700 km, dan pembangunan pembangkit listrik (powerplan) berkapasitas 35 ribu megawatt (Mw)

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi dan Presiden China juga membahas kelanjutan dari jalur sutera dan poros maritim dunia. Jokowi mengatakan, pihaknya masih membutuhkan waktu untuk berbicara mendetail agar kesepakatan tersebut menguntungkan kedua. Namun, Presiden Xi Jinping berharap kerja sama tersebut dapat segera disepakati dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here