Pemerintah Perlu Bentuk Direktorat Industri Maritim

0
189
ilustrasi galangan kapal (news.ralali.com)
ilustrasi galangan kapal (news.ralali.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pemerintah dinilai perlu membentuk sebuah direktorat jenderal yang khusus menangani industri maritim, khususnya industri perkapalan nasional. Hal itu diungkapkan oleh praktisi galangan kapal nasional, Tjahjono Roesdianto. Lembaga tersebut, menurut dia nantinya bisa mengatur regulasi terkait industri galangan kapal nasional. Termasuk melakukan koordinasi yang sifatnya lintas sektoral.

“Dalam kondisi saat ini, patut menjadi perhatian serius ketika ketok palu program poros maritim digulirkan, dan anggaran sudah diputuskan, perlu ada struktural kementerian terkait yang selayaknya upgrade. Misalnya struktural di Kemenperin, karena pejabat setingkat dirjen yang selayaknya bisa mengakselerasi urusan ini guna mendukung poros maritim, sehingga bisa berjalan dengan sebaik baiknya,” papar dia, kepada Jurnal Maritim, Jumat (6/2).

Langkah tersebut, dikatakan Tjahjono, juga pernah disampaikan oleh Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Bangunan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo). “Ini pemikiran dari temen-temen Iperindo. Berangkat dari latar belakang, bahwa selama ini yang memperhatikan industri perkapalan cuma Direktorat IMKAP. Direktorat lainya kan tidak begitu intensif. Oleh karenanya, perlu dinaikkan pejabatnya setingkat eselon 1, atau dirjen” ungkap Mantan Ketua Umum Iperindo 2011-2013 ini.

Ia menjelaskan, dulunya industri perkapalan sempat disamakan dengan industri alat transportasi lainnya, sehingga kepengurusannya menjadi tidak sebagaimana mestinya. Pasalnya, industri jenis ini memerlukan perlakukan khusus. Saat ini, menurut dia, Iperindo tengah mempersiapkan diri agar usulan tersebut bisa diterima oleh pemerintah.

Dewan Penasihat Iperindo ini menilai, Kabinet Kerja tampak berfokus kepada industri maritim. Dengan program tol lautnya, kabinet ini bekerja dalam kerangka pembangunan Indonesia menjadi poros maritim dunia. “Nah, berarti kita bisa menerjemahkan bahwa seluruh perhatian pemerintah menuju ke sana (maritim). Tentu dengan cara adanya pejabat selevel dirjen yang mengurusi industri maritim. Sehingga, industrin maritim dapat diperhatikan secara keseluruhan. Itu pendapat kita,” terang dia, sebagaimaan dilansir jurnalmaritim.com

Multiefek Pembentukan Ditjen IMKAP

Tjanjono menilai, dengan dibentuknya Ditjen Industri Maritim dan Perkapalan (IMKAP), urusan terkait perkapalan akan mendapatkan perhatian yang besar. “Nanti impactnya industri perkapalan bisa diperhatikan lebih terfokus, sehingga industri ini bisa bergerak lebih cepat. Sebab pembinanya jelas setingkat dirjen.”

Selain itu, menurut dia, pembentukan ditjen tersebut membuat pemberdayaan industri perkapalan terakselerasi. “Tentu saja, perhatiannnya tidak seperti sekarang. Langkahnya lebih terstruktur, karena pejabatnya khusus menangani industri maritim secara menyeluruh. Jadis fokus, sehingga pertumbuhannya dapat terakselerasi.”

Informasi yang dihimpun Jurnal Maritim, Ditjen IMKAP bakal membawahi tiga hal, yakni industri maritim, kedirgantaraan atau industri pesawat terbang, dan industri alat pertahanan/industri senjata. Bisa kita coba usulkan kepada pemerintah, ke level mana saja. Kalau ke Kementerian Perindustrian, kita coba ke Dirjen IUBTT dan Menteri Perindustrian, nanti di-cc-kan ke Menko Maritim, dan Menteri Aparatur Negara,” jelasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY