Pemerintah Provinsi Jawa Barat Terima COO Overseas Lembaga Ekspor dan Investasi Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Wallonia Belgia

0
143
COO Overseas (Kepala Dinas) Lembaga Ekspor dan investasi Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Wallonia Belgia Mitchel Kempernees, menerima kenang-kenangan dari Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, di. Ruang Lokantara, Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (23/5/2016). Novianty Nurullah / PR

Bandung – (suaracargo.com)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja COO Overseas (Kepala Dinas) Lembaga Ekspor dan Investasi Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Wallonia Belgia, Mitchel Kempernees, di Ruang Lokantara, Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 23 Mei 2016. Kunjungan tersebut merupakan lanjutan dari kunjungan Putri Astrid beberapa waktu yang lalu.

Mitchel menuturkan, kerja sama antara Belgia dengan Jabar merupakan kelanjutan dari kunjungan sebelumnya. “Kami telah membuat kesepakatan dan sekarang waktunya untuk melakukan aksi yang konkret. Kami akan membangun sebuah kolaborasi,” tutur dia.

Adapun spesifikasi kolaborasi yang mereka tawarkan yaitu di bidang logistik, pelabuhan baru dan bandara di Jabar, agrikultur, regional Aerospace, serta Metalurgi. Namun, ia tidak menyebutkan nilai investasi yang akan ditanamkan Belgia di Jabar.

“Tergantung dengan kolaborasi satu sama lain. Yang pasti kerja sama kami di bidang logistik,pelabuhan, bagaimana mengelolanya dan nanti ada platformnya,” kata dia, seperti dilansir pikiran-rakyat.com.

Terkait kerja sama soal pelabuhan, Belgia tertarik berkolaborasi dalam pengelolaan Pelabuhan Patimban. Menurut dia, Belgia memiliki pelabuhan yang representatif dan bisa dijadikan contoh.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar menuturkan, kerja sama tersebut belum sampai pada nilai investasi karena mereka tidak menggandeng investor atau pebisnis ke Jabar saat itu. Pertemuan tersebut adalah untuk kembali menegaskan bentuk kerja sama antara pemerintahan Wallonia Belgia dengan Jabar. Di antaranya, soal ilmu pengetahuan, teknologi, aerospace, aerotika, pengolahan makanan, lingkungan, dan pengelolaan sampah.

“Saya kita itu yang akan jadi titik bahasan. Ini tindak lanjut kunjungan Putri Astrid. Soal bidang-bidang tersebut jangan sampai terputus,” ujar dia.

Ia berharap, kerja sama yang juga akan melibatkan perguruan tinggi di Belgia tersebut bisa membantu bidang penelitian di Jabar. Apalagi, perguruan tinggi di Belgia tersebut memiliki 600 jaringan di Eropa.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY