Pemerintah Pusat Batal Alokasikan Dana Untuk Pembangunan Causeway di Pelabuhan Kenyamukan

0
233
Jalan terputus pada jalur Pelabuhan Kenyamukan saat peninjauan oleh Wabup Kasmidi Bulang beserta jajaran Dinas PU, Bappeda dan Dinas Perhubungan Kutim (Tribun Kaltim/Margareta Sarita)

Sangatta – (suaracargo.com)

Apa yang dikhawatirkan Pemkab Kutai Timur terkait penyelesaian pembangunan Pelabuhan Sangatta di kawasan Kenyamukan, Kecamatan Sangatta Utara, terjadi. Pemerintah pusat batal mengalokasikan dananya melalui APBN Perubahan 2017 untuk menyelesaikan pembangunan causeway sepanjang 500 meter dari sisi darat hingga sisi laut.

Batalnya pembangunan causeway terjadi akibat pemangkasan APBN Perubahan 2017. Alhasil, pelabuhan yang bakal menjadi pelabuhan umum satu-satunya di Kutai Timur dan digadang-gadang bakal beroperasi pada awal 2018 mendatang, pupus.

Oleh karena itu, Pemkab Kutim masih harus mengupayakan agar pemerintah pusat berbaik hati untuk menggelontorkan dananya ke Kutim pada APBN 2018 mendatang.

Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang mengatakan kondisi ini memang sejak awal sudah diprediksi dan menjadi kekhawatiran Pemkab Kutim. Bahwa pemerintah pusat tidak bisa mengerjakan penyelesaian jalur causeway pada akhir tahun 2017 ini dan baru bisa dilaksanakan pada tahun depan melalui dana APBN murni tahun 2018.

Karenanya, menurut Kasmidi agar Pelabuhan Laut Kenyamukan Sangatta bisa segera dioperasikan, Pemkab Kutim akan melakukan penimbunan pada jalur causeway pelabuhan yang terputus tersebut.
Namun, penimbunan tidak masuk dalam program multiyears. “Kami hanya meminta kontraktor pemenang tender proyek multi years penyelesaian pembangunan pelabuhan Sangatta di Kenyamukan untuk mengerjakannya sekaligus,” ungkap Kasmidi, seperti dilansir tribunkaltim.co.

Sebenarnya, lanjut Kasmidi, Pemkab kutim memiliki kemampuan untuk menyelesaikan pembangunan causeway pelabuhan kenyamukan sangatta. Namun karena pihaknya ingin tetap menghormati pemerintah pusat untuk menyelesaikan proyek tersebut, maka tetap dipercayakan pada pemerintah pusat. Lagi pula, untuk proyek causeway memang merupakan pekerjaan APBN.

“Ke depan kami, Pmkab Kutim tidak akan lepas tangan, jika sewaktu-waktu kembali meminta bantuan yang terkait urusan Pelabuhan Kenyamukan,” ujar Kasmidi.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here