Pemerintah Siap Kembangkan 30 Pelabuhan Tahun 2015

0
371
Sejumlah pekerja menggunakan rantai untuk menarik kapal kayu yang selesai dikerjakan di Galangan di Pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, 14 Desember 2014. Lamanya peluncuran kapal tersebut bergantung pada ukuran kapal, cuaca, dan jumlah pekerja. TEMPO/Hariandi Hafid
Sejumlah pekerja menggunakan rantai untuk menarik kapal kayu yang selesai dikerjakan di Galangan di Pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, 14 Desember 2014. Lamanya peluncuran kapal tersebut bergantung pada ukuran kapal, cuaca, dan jumlah pekerja. TEMPO/Hariandi Hafid

Jakarta – (suaracargo.com)

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Bobby R. Mamahit, mengatakan pemerintah akan mengembangkan 30an pelabuhan nonkomersial sepanjang 2015. Pengembangan itu dilakukan setelah pemerintah mengalihkan anggaran yang sebelumnya buat 15 pelabuhan komersial ke pelabuhan nonkomersial. “Tersebar. Tapi yang paling banyak di wilayah Indonesia timur,” kata Bobby di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa, 16 Desember 2014.

Menurut Bobby, pelabuhan nonkomersial tak hanya yang bersifat pelabuhan pengumpul dan pengumpan. Ada beberapa pelabuhan utama yang kini masih bersifat nonkomersial atau dikelola oleh unit pelaksana teknis. “Ada yang utama seperti Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, itu bukan Pelindo yang mengelola, itu pun besar. Tual, Maluku, juga,” kata Bobby.

Namun, Bobby mengelak jika dua pelabuhan itu dikatakan masuk ke dalam rencana dari pengalihan anggaran 2015. Jumlah dan lokasi pelabuhan nonkomersial yang akan dikembangkan, menurut Bobby, masih akan dipetakan lagi. Nantinya, setelah pelabuhan-pelabuhan nonkomersial itu dikembangkan dan sudah menguntungkan secara operasional, menurut Bobby, pengelolaannya akan dilelang ke badan usaha pelabuhan. “Tender terbuka, tak hanya ke Pelindo I-IV,” katanya.

Lewat siaran pers pada Senin, 15 Desember 2014, Kementerian Perhubungan menyatakan akan melimpahkan pengembangan 15 pelabuhan ke Pelindo I-IV. Pengembangan 15 pelabuhan itu sebelumnya dianggarkan dalam APBN 2015 sebesar Rp 492,571 miliar.

Anggaran yang telah masuk dalam APBN 2015 itu akan dipakai untuk mengembangkan pelabuhan-pelabuhan nonkomersial di seluruh Indonesia. Saat ini, terdapat 1.129 pelabuhan nonkomersial yang masih dikelola oleh unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Perhubungan.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here