Pemerintah Terus Upayakan Percepatan Dwelling Time dan Pemangkasan Biaya di Pelabuhan

0
219
Foto: Danang Sugianto/detik.com

Jakarta – (suaracargo.com)

Pemerintah telah berupaya mempercepat dwell time atau waktu tunggu pelayanan kapal dan barang menjadi tinggal tiga hari agar ekonomi menjadi lebih efisien. Saat ini, pemerintah juga berupaya memangkas sejumlah biaya di pelabuhan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan sendiri mengakui bahwa sejumlah biaya operasi di pelabuhan Indonesia masih terbilang tinggi. “Dwelling time kita rata-rata turun. Tapi jujur kita akui biaya logistik masih jadi masalah yang sedang kami selesaikan,” kata Luhut, dalam Rakornas Maritim di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Ia mengatakan, saat ini pemerintah tengah mengkaji agar dapat memangkas biaya tersebut. Dirinya menargetkan untuk dapat mengurangi berbagai biaya di pelabuhan pada tahun ini.

“Kami harap kurun waktu tahun ini, masalah cost atau dana pembiayaan di pelabuhan bisa kita tanggulangi dengan baik,” ungkap Luhut, seperti dilansir beritasatu.com.

Sebelumnya, ada beberapa biaya operasional pelabuhan yang dinilai tinggi. Salah satunya ialah Terminal Handling Charge (THC), yakni biaya yang dikenakan oleh pengelola terminal peti kemas kepada pengguna jasanya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY