Pemkab Karimun Percepat Pemindahan Pelabuhan Taman Bunga ke Parit Rempak

0
486
Suasana aktifitas bongkar-muat di pelabuhan bongkar muat di Taman Bunga Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri, Jumat (23/8/2013).

Karimun – (suaracargo.com)

Pemerintah Kabupaten Karimun terus mempercepat proses pemindahan pelabuhan bongkar muat Taman Bunga ke Parit Rempak, Kecamatan Meral. Untuk mempercepat proses pemindahan tersebut, Bupati Aunur Rafiq bertemu dengan Dirut PT Pelindo I Medan, Bambang Eka, Selasa (17/1) di Medan.

Pemindahan aktivitas bongkar muat dari Pelabuhan Taman Bunga ke Parit Rempak sudah lama diwacanakan. Selain dinilai sangat tidak layak, juga terkesan sempit. Bahkan, aktivitas pelabuhan bongkar muat yang berhadapan dengan rumah dinas bupati ini, terkesan mengganggu arus lalu lintas warga.

“Memang ada beberapa hal yang kita sampaikan kepada Dirut PT Pelindo I di Medan. Terutama, usulan proses pemindahan pelabuhan bongkar muat Taman Bunga ke pelabuhan Parit Rempak,” ungkap Bupati Aunur Rafiq melalui sambungan telepon.

Oleh karena itu, lanjut Bupati, dalam pertemuan dibawa pula Dirut Badan Usaha Kepelabuhan (BUP) Karimun, dan Kepala Dinas Perhubungan. Mengingat, proses pemindahan pelabuhan internasional ke Tanjung Penagak, Kecamatan Tebing, pun ikut digesa. Jarak pelabuhan internasional ke Tanjungpenagak sekitar 7 kilometer. Dan Pemerintah Kabupaten Karimun telah menyiapkan Penaga sebagai kawasan kota baru.

“Artinya, Pemerintah Karimun menyampaikan usulan ke PT Pelindo I di Medan. Alhamdulillah, usulan kita diapresiasi. Tindaklanjutnya, Pemkab Karimun dan PT Pelindo I di Medan akan memperkuat kerja sama dengan penandatanganan MoU,” beber Rafiq, seperti dilansir batampos.co.id.

Relokasi atau perpindahan kedua pelabuhan tersebut akan diawali dengan perencanaan dan konsultasi dengan konsultan nantinya. Sebelumnya, sudah ada pertemuan antara pihak Pelindo, Pemprov Kepri, dan Pemkab Karimun untuk membahas relokasi kedua pelabuhan tersebut.

Dalam pertemuan singkat itu, turut disampaikan kelanjutan pembangunan pelabuhan Malarko, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing. Meski pembangunan yang dimulai tahun 2012 dengan dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), namun baru rampung 80 persen. Jika rampung, diyakini Pelabuhan Malarko bakal menjadi pelabuhan kargo terbesar di Kabupaten Karimun.

“Pembangunan pelabuhan Malarko, merupakan proyek nasional. Itu sejalan dengan misi dan visi Presiden RI Joko Widodo bahwa Indonesia akan menjadi poros maritim dunia. Kita minta Pelindo menindaklanjuti pembangunan pelabuhan tersebut,” katanya.

Dirut BUP Karimun, Indrawan Susanto mendukung langkah Pemerintah Karimun untuk segera memproses pemindahan pelabuhan bongkar muat Taman Bunga ke Pelabuhan Parit Rempak. Karena diyakini, pemindahan pelabuhan itu akan berdampak positif terhadap pendapatan daerah melalui jasa kepelabuhanan.

“Ada hal positif yang akan kita peroleh dengan pemindahan pelabuhan. Selain memperindah tatakota, juga berdampak terhadap pemasukan daerah dari jasa kepelabuhanan,” terang Indrawan Susanto.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here