Pemkab Mentawai Siap Bangun Konektivitas Antar Pulau

0
276
ilustrasi kegiatan di pelabuhan (antara)
ilustrasi kegiatan di pelabuhan (antara)

Padang – (suaracargo.com)

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat merencanakan pembangunan sejumlah pelabuhan untuk membangun konektivitas antarpulau di daerah tersebut.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Mentawai Edi Sukarni mengatakan, untuk jangka panjang, pemda setempat setidaknya membangun sembilan pelabuhan baru di empat pulau besar di daerah itu. Keempat pulau tersebut yakni Pulau Siberut, Sipora, Pagai Utara, dan Pagai Selatan.

“Dalam RPJMD Mentawai, kami akan bangun sejumlah pelabuhan baru untuk meningkatkan konektivitas antarpulau di Mentawai,” katanya, Senin (23/2/2015), sebagaimana dilansir bisnis.com. Edi juga mengatakan, untuk membangun sejumlah pelabuhan penyeberangan baru itu, setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp180 miliar. Anggaran itu, katanya, dialokasikan melalui APBN dan APBD secara multiyears.

Selain membangun pelabuhan baru, Pembakb juga melakukan pembenahan terhadap pelabuhan-pelabuhan yang dinilai tidak memadai.

Pembenahan dan pembangun elabuhan-pelabuhan baru tersebut a.l di Subeleng, Pokai, Mailepet, Mabukuk, Katurai, dan Simabuk di Pulau Siberut. Tuapeijat, Sioban, dan Sagicik di Pulau Sipora, dan Sikakap, Sinakak, dan Pasapuat di Pulau Pagai Utara dan Pagai Selatan.

Edi menyebutkan pemda setempat mengalokasikan anggaran perbaikan tiga pelabuhan penyeberangan yakni Mailepet, Tuapeijat, dan Sikakap. Pembangunan tiga pelabuhan itu masih dalam proses penyiapan dokumen pengelolaan lingkungan hidup. “Beberapa pelabuhan baru yang akan dibangun sedang dalam proses studi kelayakan dan pembebasan lahan,” katanya.

Sementara itu pelabuhan Simabuk direncanakan sebagai pelabuhan marina. Prosesnya masih dalam tahap pembebasan lahan dan studi kelayakan.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabbagalet menargetkan dalam jangka waktu 25 tahun, seluruh Mentawai yang terdiri dari 99 gugusan pulau sudah terkoneksi dengan transportasi yang memadai. “Selain koneksi transportasi laut melalui pelabuhan-pelabuhan antar pulau, kami juga memperluas Bandara Rokot untuk koneksi dengan luar Mentawai,” katanya.

Dia menyebutkan perluasan bandara dilakukan dengan memperpanjang landasan pacu menjadi 1.500 meter dari sebelumnya 850 meter. Dengan landasan baru pesawat besar bisa terbang dari Mentawai ke Padang maupun sebaliknya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY