Pemprov Jabar Prioritaskan Pembangunan Angkutan Barang Berbasis Rel

0
470
ilustrasi kereta barang (kaskus/tribunnews.com)
ilustrasi kereta barang (kaskus/tribunnews.com)

Bandung — (suaracargo.com)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memprioritaskan pembangunan tranportasi berbasis rel untuk distribusi barang di Tanah Priangan, di samping pembangunan jalan tol yang sedang gencar dilakukan. “Pola distribusi masih door to door. Ketika barang sampai di pelabuhan, kendaraan akan membawa sampai ke depan pabrik atau gudang. Itu sangat riskan karena bergantung pada transportasi berbasis jalan raya,” tutur Staf Ahli Gubernur Jabar Bidang Pembangunan Dicky Saromi seperti dikutip Bisnis, Kamis (12/2/2015).

Pola angkutan door to door, menurutnya, membuat setiap jalan daerah seolah harus siap dilalui oleh kendaraan angkutan sebesar dan seberat apapun. Pemprov akan mengupayakan perubahan pola pengantaran tersebut setahap demi setahap. “Nanti door to door-nya itu bisa ada pilihan angkutan massalnya. Maka nanti beberapa stasiun akan menjadi tempat pengumpulan barang-barang tersebut dengan pergudangannya,” ujarnya.

Saat ini Pemprov Jabar, sambungnya, telah menyelesaikan peningkatan double track rel kereta jalur pantai utara (pantura) yang kemudian akan dilanjutkan lintas selatan. Pemprov juga akan men-short cut kereta Cibungur, Kab.Purwakarta–Tanjungrasa, Kab.Subang.

“Men-short cut dari jalur tengah untuk ke jalur utara, sehingga nantinya transportasi angkutan barang termasuk orang dari Cirebon ke Bandung bisa dilakukan tanpa membebani jalur Pantura yang sudah sangat padat,” kata Dicky, sebagaimana dilansir industri.bisnis.com.

Dia juga mengungkapkan untuk revitalisasi beberapa jalur rel kereta api di Jabar, prosesnya baru pada tahap studi. Sementara untuk jalur short-cut,pembebasan lahan serta pembangunan fisik telah dimulai.

 

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here