Pemprov Kepri Minta Pemerintah Pusat Bantu Bangun 5 Pelabuhan

0
444
ilustrasi: Jembatan Tengku Fisabilillah, Batam (id.wikipedia.org)
ilustrasi: Jembatan Tengku Fisabilillah, Batam (id.wikipedia.org)

Batam – (suaracargo.com)

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meminta pemerintah pusat untuk memberi bantuan dalam rangka pembangunan lima pelabuhan di wilayah perbatasan. Permintaan itu disebabkan karena wilayah perbatasan Negara Kesatuan RI di Kabupaten Natuna dan Kota Batam Kepulauan Riau kekurangan pelabuhan untuk menunjang mobilitas warga dan arus barang.

“Kami usulkan pembangunan pelabuhan di Pulau Laut, Pulau Midai, Pulau Serasan, Pulau Subi ditambah satu pelabuhan peti kemas di Batam,” kata Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani di Batam, Minggu, sebagaimana dilansir beritasatu.com.

Ia mengatakan bahwa pembangunan pelabuhan baru itu penting untuk mendukung konektivitas warga, guna mendobrak keterisoliran wilayah perbatasan yang berada di Laut Natuna di tengah Laut Tiongkok Selatan. Dalam beberapa kali pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta, Gubernur mengatakan sudah mengajukan usulan pembangunan pelabuhan baru di perbatasan. Permintaan itu akan kembali dipertegas dalam rapat bersama Presiden di Jakarta, pada hari Senin (24/11). “Kalau dapat lima pelabuhan itu dibiayai pemerintah pusat, sangat bagus,” katanya.

Ia juga mengatakan berdasarkan pemaparan Presiden, visi Tol Laut merupakan penghubung laut, hampir mirip dengan konsep konektivitas yang dilakukan Pemprov Kepri. Selain pembangunan lima pelabuhan baru, Pemprov Kepri juga mengajukan penambahan kapal roro dari Sumatera ke Kalimantan yang melintas di Perairan Kepri.

“Kalau kapal roro, barang, mobil bisa masuk, ini bagus untuk mendukung perekonomian rakyat,” katanya.

Pemprov juga berharap perluasan dan pendirian bandara baru di Letung, Tambelan, Dabo dan Tanjungpinang. Sementara itu, Pemrov Kepri menargetkan dapat mengoperasikan 11 pelabuhan baru pada 2016 untuk mendukung program Tol Laut Presiden.

Sebanyak 11 pelabuhan yang ditargetkan itu di antaranya di Pulau Sedanau di Kabupaten Natuna, Pelabuhan Tanjungmoco dan Pelabuhan Malarko di Kabupaten Karimun dan Pelabuhan Dompak di Kota Tanjungpinang.

Dengan adanya 11 pelabuhan baru itu, akses masyarakat kepulauan diharapkan dapat terbuka. Kesulitan masyarakat saat berkendara ke pulau-pulau sekitar akan teratasi dengan adanya pelabuhan yang baru nanti.

Selain itu, pembukaan pelabuhan baru juga diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah arus barang kebutuhan pokok, sehingga harga barang – barang bisa turun.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here