Pendapatan Pelabuhan Benuo Taka Sudah Capai Rp 2,3 M dari CPO dan Batu Bara

0
334
Ilustrasi CPO (riaupos.co)

Penajam – (suaracargo.com)

Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Uara (PPU) akan terus berupaya, agar pendapatan asli daerah (PAD) dari Pelabuhan Benuo Taka di Kawasan Industri Buluminung (KIB) bisa terus meningkat sampai akhir tahun.

Sampai Juli ini pelabuhan milik Pemkab PPU tersebut telah menyumbangkan Rp 2,3 miliar untuk PAD.

Kepala Dishub PPU, Adi Irawan, Selasa (25/7/2017) menjelaskan, untuk pendapatan pelabuhan dari batu bara mencapai Rp 1,6 miliar sementara dari retribusi pengapalan crude palm oil (CPO) hanya Rp 754 juta.

“Itu di luar tambahan kemarin Rp 325 juta dari batu bara,” katanya, seperti dilansir kaltim.tribunnews.com.

Ia mengakui bahwa retribusi pengapalan batu bara memang cenderung mengalami penurunan, akibat deposit batu bara terus mengalami penurunan.

Namun dengan adanya kecenderungan harga batu bara yang meningkat, Adi berharap retribusi akan meningkat apalagi perusahaan batu bara di Waru dan Babulu juga sudah beroperasi.
Sementara itu, untuk CPO lanjutnya, tidak perlu dikhawatirkan karena komoditi itu tidak mengalami penurunan.

“Kalau CPO ini kan paling pengaruhnya kalau cuaca tidak menentu karena produksi tandang buah segar (TBS). Kalau TBS menurun kan juga pengiriman juga menurun,” katanya.
Adi mengaku, untuk tahun ini target PAD dari Pelabuhan Benuo Taka mencapai Rp 10 miliar.

Meski belum sampai 50 persen target yang ingin dicapai, namun tetap optimistis karena masih ada beberapa jenis komoniti yang bisa dikapalkan melalui Pelabuhan Benuo Taka.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here