Pengembangan Besar-Besaran, KAI Boyong MPJR Ke Divre I Sumatera Utara

0
192
MTT Plasser&Theurer DUOMATIC 09-32CSM, No.6043 (SR 3 14 05) yang akan dikirim ke Divre I Sumatera Utara

Perkembangan infrastruktur perkeretaapian di pulau Sumatera mulai menunjukkan geliatnya beberapa waktu terakhir ini. Banyaknya proyek revitalisasi dan reaktivasi jalur kereta api (KA) di tiga divisi regional (Divre) yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di pulau Sumatera. Selain itu, proyek-proyek ini juga dalam rangka persiapan pembangunan jalur-jalur KA baru Trans-Sumatera Railway yang dicanangkan Pemerintah Republik Indonesia (RI). Tahapan demi tahapan proyek yang dilalui pemerintah bersama KAI dalam memajukan perkeretaapian di tanah Andalas terus-menerus menunjukkan tren positif. Kegiatan-kegiatan tersebut tentunya membutuhkan sarana dan prasarana penunjang agar semua pekerjaan dapat terealisasi dengan baik.

Sebagaimana diberitakan situs kaorinusantara.or.id, pada hari Senin, 7 Desember 2015 lalu, KAI mengirimkan mesin perawatan jalan rel (MPJR) berjenis Multiple-Tie Tamper (MTT) dari pulau Jawa untuk ditugaskan di Divre I Sumatera Utara (SU). Sebanyak dua unit mesin MTT terbaru milik Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI produksi Plasser&Theurer, Austria dikirimkan ke pelabuhan Belawan, Medan dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dua unit mesin MTT ini akan digunakan untuk mendukung proyek reaktivasi dan revitalisasi jalur-jalur KA dan perawatan rutin di Divre I Sumatera Utara. Kedua mesin ini juga akan digunakan dalam rangka persiapan pembangunan jalur-jalur KA baru di wilayah Sumatera Utara untuk mendukung jalannya proyek Trans-Sumatera Railway.

Kedua unit mesin ini telah menggunakan Automatic Guiding and Lining Computer System dan Track Geometry Recording system untuk memudahkan pekerjaannya. Mesin jenis DUOMATIC 09-32CSM memiliki keunggulan di kecepatan pekerjaan, dimana mesin tersebut mampu melaksanakan pekerjaan hingga sejauh 1100 m per jam. Sementara mesin jenis UNIMAT COMPACT 08-275/3S dapat memadatkan (memecok) batu balas di rel bergongsol dan persilangan antar rel (diamond crossing), namun hanya dapat melaksanakan pekerjaan sejauh 250 m saja tiap jamnya.

Selain dua unit mesin MTT, dikabarkan masih akan ada beberapa pengiriman sarana kereta api ke Divre I Sumatera Utara, baik berupa MPJR, Kereta Rel Diesel (KRD) Inspeksi maupun lokomotif. Diharapkan dengan diperkuatnya armada perkeretaapian di Divre I Sumatera Utara khususnya, dan di pulau Sumatera pada umumnya, terlebih dengan pembangunan Trans-Sumatera Railway akan membuat mobilitas masyarakat dan ekspedisi pengiriman barang di pulau Sumatera lebih baik dan dapat dioptimalkan dengan menggunakan kereta api.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY