Pengganti Pelabuhan Cilamaya Masih Belum Dipastikan

0
467
lokasi Pelabuhan Cilamaya (kompas.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pembangunan Pelabuhan Utara Jawa Barat sebagai pengganti Pelabuhan Cilamaya sampai saat ini masih menggantung. Walaupun saat ini proyek tersebut telah dimasukkan ke dalam 30 daftar proyek prioritas yang akan digeber pemerintah, pemerintah sendiri belum juga memutuskan secara resmi mengenai lokasi pelabuhan pengganti tersebut hingga sekarang.

Bukan hanya itu saja, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, pemerintah juga belum dapat investor yang akan diajak kerjasama untuk mengerjakan proyek tersebut. Termasuk dari Jepang, pihak yang rencananya berminat untuk berinvestasi dalam pembangunan pelabuhan utara Jawa Barat bila lokasi pembangunan di Cilamaya.

“Masih menunggu konfirmasi apakah Jepang mau tidak kerjasama,” katanya Kamis (25/2).

Pemerintah berencana membangun pelabuhan baru di wilayah utara Jawa Barat. Pelabuhan tersebut rencananya dibangun untuk mengurangi tingkat kepadatan Pelabuhan Tanjung Priok.

Awalnya, pemerintah memutuskan untuk membangun pelabuhan tersebut di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat. Namun, keputusan tersebut kemudian dibatalkan. Keputusan pembatalan tersebut diambil karena lokasi pembangunan pelabuhan di Cilamaya tidak aman. Di lokasi tersebut ada 80 anjungan PT Pertaminan.

Bambang Prihartono, Direktur Transportasi Bappenas mengatakan, pembangunan pelabuhan di utara Jawa Barat saat ini cukup mendesak.

“Ini harus cepat, kalau tidak 2028 priok akan penuh,” katanya, seperti dilansir kontan.co.id.

Jonan mengatakan, saat ini pemerintah butuh waktu untuk berkomunikasi dengan Jepang. Pemerintah ingin mendapatkan kepastian mengenai keikutsertaan Jepang dengan pemerintah dalam membangun pelabuhan di utara Jawa Barat. “Kalau komunikasi tidak berhasil, Jepang tidak berkenan ya kami cari yang lain,” katanya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here