Pengguna Bertambah, Kuala Kampar Perlu Pelabuhan Representatif

0
469
Pelabuhan Kuala Kampar (detakpelalawan.com)
Pelabuhan Kuala Kampar (detakpelalawan.com)

Kuala Kampar – (suaracargo.com)

Jumlah pengguna transportasi sungai dan laut di pelabuhan Teluk Dalam Kecamatan Kuala Kampar terus mengalami peningkatan. Namun, mengingat masih minimnya fasilitas umum pelabuhan dan masih sempitnya kawasan pelabuhan, pembenahan dinilai sudah sangat mendesak untuk dilaksanakan.

Apalagi, pelabuhan yang terletak paling pesisir dan menjadi wajah pertama Kabupaten Pelalawan itu sudah melayani berbagai jurusan. Ditambah lagi, letak pelabuhan itu berbatasan langsung dengan perairan provinsi tetangga yakni Kepri,

“Untuk itu, makanya saya atas nama 20 ribu jiwa masyarakat Kecamatan Kuala Kampar berharap Pemkab Pelalawan segera membenahi kondisi Pelabuhan Kuala Kampar tersebut. Kondisi saat ini memang tetap layak, namun seiring pergeseran waktu dan meningkatnya jumlah pengguna, diharapkan sangat-sangat perlu pelebaran dan penyediaan berbagai fasilitas umum pelabuhan dan lainnya,” terang Camat Kuala Kampar Tengku Syafril SIP MSi kepada Riau Pos, Ahad (26/7).

Diungkapkan pula oleh Syafril, fasilitas yang dibutuhkan guna mendukung kenyamanan penumpang dan penyedia jasa transportasi antara lain, pelebaran kawasan pelabuhan serta fasilitas umum.

“Kalau sekarang masih dikatakan sempitlah untuk ukuran pelabuhan antar provinsi. Artinya pelabuhan kami boleh dikatakan pelabuhan nasional atau bahkan sudah level internasional. Kenapa, selain melayani trayek antar kabupaten di Riau, juga sudah antar provinsi. Sementara fasilitas penting, misalnya ruang tunggu serta fasilitas toilet dan lainnya belum ada,” paparnya, seperti dilansir riaupos.co.

Pria yang sudah 4 tahun tahun menjabat sebagai Camat Kuala Kampar dan menjadi camat terlama sejak Kabupaten Pelalawan berpisah dengan Kampar menyebutkan, bahwa selain itu juga diperlukan perluasan areal pelabuhan serta menambah dermaga singgah penumpang.

“Sekarang sudah ada 4 speedboat dan kapal feri. Hari biasa ada 50-60 penumpang menggunakan pelabuhan kita. Belum lagi kalau hari libur khususnya pada pelaksanaan arus mudik dan arus balik lebaran, jumlah penumpang cenderung meningkat. Pasalnya, selain ada jurusan Pangkalan Kerinci-Buton-Tanjung Balai Karimun, juga ada kapal feri baru jurusan Batam,” ujarnya.

Sebelumnya, lanjut mantan Lurah Pelalawan ini, tidak ada kapal feri jurusan Batam di pelabuhan tersebut. Namun, beberapa bulan terakhir ini, sudah dibuka jalur khusus Batam setiap harinya.

“Jalur Batam ini juga tentunya menjadi alternatif baru guna mendukung tujuan wisata Bono di Teluk Meranti. Para surfer, bisa langsung dari Singapura-Batam dan Kuala Kampar-Teluk Meranti. Jadi tidak perlu lagi ke Pekanbaru. Tentu juga wajah baru pelabuhan kita sangat diharapkan. Untuk itu, mudah-mudahan Pemkab Pelalawan mengaminkan keinginan masyarakat Kuala Kampar yang intinya juga untuk kepentingan Kabupaten Pelalawan,” tutupnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here