Pengiriman Kontainer Dalam Negeri Lebih Mahal Daripada ke Luar Negeri

0
182
Ilustrasi kegiatan pengangkutan peti kemas di pelabuhan (foto ilustrasi: Istimewa / koran-sindo.com)
Ilustrasi kegiatan pengangkutan peti kemas di pelabuhan (foto ilustrasi: Istimewa / koran-sindo.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Waktu tunggu (dwelling time) untuk bongkar muat di pelabuhan-pelabuhan besar Indonesia saat ini masih cukup lama yakni sekitar delapan hari. Waktu tunggu yang lama tersebut membuat biaya logistik di pelabuhan selama ini cukup mahal.

Menurut Menteri Koordinator bidang Maritim Indroyono Soesilo, mahalnya biaya logistik di pelabuhan dapat dilihat dari perbandingan ongkos pengiriman satu kontainer ke sesama daerah di Indonesia lebih mahal dibandingkan ongkos pengiriman ke luar negeri.

“Kalau satu kontainer dikirim dari Padang, Sumatera Barat, ke Jakarta harganya USD600, sedangkan kontainer yang sama dari Singapura ke Jakarta harganya USD185. Jadi itu sepertiganya,” ucap Indroyono di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/3/2015), sebagaimana dilansir okezone.com.

Indroyono mengakui, keadaan tersebut menunjukkan masih lemahnya sistem logistik di pelabuhan di Indonesia. Kelemahan ini akan menjadi kendala bagi kemampuan bersaing Indonesia jika Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diberlakukan pada akhir tahun 2015 nanti.

“Artinya sistem logistik kita masih lama, dari angkut Bea Cukai segala macam, kalau masuk MEA kita jadi pasar bebas kita tidak bisa bersaing, jadi contoh aja. Kalau kita bisa memperbaiki sistem logistik nasional ini ada penghematan cukup signifikan,” imbuhnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY