Pengusaha Eksportir Diminta Gunakan Direct Call di Pelabuhan Balikpapan

0
469
ilustrasi pelabuhan (kaltim.prokal.co)

Samarinda – (suaracargo.com)

Rencana pengapalan langsung ke luar negeri atau direct call dari Kaltim  melalui Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan ke Asia Timur maupun ke seluruh dunia memerlukan keterlibatan penuh dari para pengusaha.

Keterlibatan para pengusaha eksportir di Kaltim sangat diperlukan demi menunjang mobilitas pelabuhan di Balikpapan. Selama ini, para eksportir masih menggunakan pelabuhan di Surabaya dan Jakarta.

banner-csm-atas

“Pelabuhan kita yang ada di Balikpapan sudah bisa digunakan untuk ekspor langsung ke berbagai negara. Oleh karena itu mengapa harus menggunakan pelabuhan Surabaya dan Jakarta? Pelabuhan kita sudah bisa langsung ekspor dengan berbagai komoditas,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak usai menerima Direktur Utama PT Pelindo IV Doso Agung di Ruang Pertemuan Guest House Lamin Etam, Kamis (11/8).

Dalam pertemuan tersebut, Doso Agung juga menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang dibahas diantaranya, direct call. Para pengusaha di Kaltim diharapkan bisa memanfaatkan keuntungan besar dari sistem direct call ini. Sebab, dengan pelayaran langsung ini, mereka bisa langsung mengekspor barang-barang hasil produksinya keluar negeri, baik ke Korea, Tiongkok maupun ke Jepang.

“Direct call melalui pelabuhan di Balikpapan, selain waktunya lebih singkat tentu biayanya juga lebih murah. Selama ini  komoditas karet dan rotan di ekspor lewat pelabuhan di Surabaya. Ke depan diharapkan para pengusaha bisa melakukan ekspor melalui Pelabuhan Balikpapan,” ujarnya,

Selain itu, lanjut Doso Agung, juga dibahas percepatan pembangunan Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy. Selanjutnya akan dilakukan studi dan aksi dalam upaya investasi.

Selain itu, tentu juga perlu dukungan pemerintah untuk trestle yang sekarang sudah dibangun agar dapat diserahkan untuk dioperasikan oleh PT Pelindo hingga menjadi kesatuan yang menyeluruh.

“Selain itu juga didiskusikan rencana pembangunan terminal pelabuhan di Balikpapan dan terminal Pelabuhan Palaran Samarinda. Diharapkan tahun depan kita sudah bisa melaksanakan aksi lapangan. Meski demikian perlu dukungan dari pemerintah daerah untuk pembebasan lahan maupun untuk pembangunan akses jalannya,” paparnya, seperti dilansir Kaltim Post.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here