Pengusaha Logistik Berharap Larangan Operasional Kendaraan Pengangkut Barang Tidak Sering Diberlakukan

0
397
ilustrasi truk barang (baktruk.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Pengusaha logistik menyatakan layanan logistik di Indonesia belum optimal bila dibandingkan negara-negara ASEAN lain. Salah satu penyebab kondisi tersebut adalah larangan operasi bagi truk dan kontainer barang pada momen tertentu seperti saat libur Lebaran.

Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yuki Nugrahawan Hanafi mencontohkan, layanan logistik di negara-negara ASEAN berlangsung terus selama 24 jam penuh dalam 7 hari. Sedangkan di Indonesia saat ini, pelayanan logistik masih kurang dari itu.

banner-csm-atas

“Di kawasan ASEAN pelayanan logistik dan transportasi 24 jam selama 7 hari. Di Indonesia tidak seperti itu. Sabtu dan Minggu kita libur. Coba bayangkan kalau ditambah begitu banyak hari libur lainnya. Kami bisa hitung hampir 70 hari, ini artinya lebih dari 2 bulan (tidak beroperasi),” ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (10/9/2016).

Selain itu, kurangnya layanan logistik ini juga disebabkan lantaran ada hari hari libur nasional yang membuat layanan logistik ini ikut berhenti.

Oleh sebab itu, Yuki berharap agar larangan operasional bagi truk dan kontainer barang tidak terlalu sering diberlakukan. Sebab, dikhawatirkan oleh pihaknya hal itu akan berdampak pada investasi dan biaya logistik di dalam negeri.

“Keputusan ini karena sangat merugikan dan tidak baik bagi iklim investasi di Indonesia. Ini menjadi sangat tidak efisien dan tidak sehat juga akan menimbulkan biaya yang tinggi,” kata dia.

Jika larangan operasional truk dan kontainer barang ini juga diberlakukan untuk mengurangi kemacetan, lanjut Yuki, maka hal itu harus dilakukan secara terencana dan melibatkan para pengusaha terkait. Dengan demikian, pengusaha bisa melakukan antisipasi jika larangan tersebut mulai diterapkan.

“Harusnya bisa terencana atau dengan pola buka tutup. Bisa dihitung kok kalau terjadi arus yang besar tapi dengan baik. Untuk Idul Fitri kemarin kami mendukung,” ujar dia.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here