Peningkatan Kapasitas Terminal Peti Kemas Semarang Sudah Mendesak Untuk Dilaksanakan

0
383
Kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas (ilustrasi: industri.bisnis.com)
Kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas (ilustrasi: industri.bisnis.com)

Semarang – (suaracargo.com)

Peningkatan kapasitas pelabuhan di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) dinilai sangat mendesak untuk direalisasikan menyusul volume arus barang yang berpotensi terus meningkat di masa depan.

General Manajer TPKS Iwan Sabatini mengatakan, saat ini hanya kapal berkapasitas di bawah 30.000 GroosTonage yang bisa sandar di TPKS, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Padahal, jelasnya, Jawa Tengah semakin diminati pelaku usaha dan mereka mengharapkan TPKS dapat melayani kapal dengan kapasitas lebih besar. “Yang mampu membawa muatan lebih dari 2.000 box/TEUs atau dengan GrosTonage di atas 30.000 Ton,” ungkapnya, Kamis (12/2/2015), sebagaimana dilansir bisnis.com.

Untuk mengakomodasi potensi peningkatan arus bongkar muat petikemas di Jateng, Iwan menyatakan bahwa pihak manajemen pelabuhan perlu melakukan pendalaman alur dan kolam. Hal itu, ungkapnya, perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah. “Sekitar -12 meter Low Water Spring (LWS). Agar angkutan logisitik di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang lebih meningkat dan efisien.”

Menurut Iwan, TPKS sedang memperluas lapangan penumpukan lantai container yard (CY) seluas 5,3 hektare dan perpanjangan dermaga 105 meter. Panjang keseluruhan dermaga nantinya akan mencapai 600 meter dan siap disandarkan tiga kapal besar. Upaya itu, sambungnya, juga menjadi antisipasi bagi pertumbuhan petikemas hingga 1juta twentyfoot equivalent units (TEUs) pada 2018. “Sekaligus mendorong kemajuan ekonomi Jawa Tengah,” tegasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here